Profil Tokoh

Drs .H. Sulaiman Tetap gesit dan bersemangat jelang pensiun

Redaksi
Drs.H.Sulaiman (dok.Alabaspos)
Sosok pria kelahiran Kutacane yang berasal dari Kampung penampaan Blangkejeren ini,terkesan tidak banyak bicara,pendiam,namun enak diajak ngobrol baginya waktu adalah untuk bekerja dan melayani masyarakat,jika berpapasan dengan orang yang dikenalnya senyumannya yang khas serta suara yang lembut ,merupakan sapaan yang khas dari Ayah dua anak ini.

Cara berpakaian yang selalu rapi dalam penampilannya ,sudah terbawa saat Sulaiman duduk dibangku SMA hingga ke APDN Banda Aceh,selain memiliki kepribadian yang low profil ,Sulaiman sebagai seorang pejabat publik dengan posisi asisten III di Sekdakab Gayo Lues merupakan kepribadian yang luwes,setiap ada masalah yang dihadapi oleh stafnya selalu diarahkan dengan baik, dan tidak pernah terdengar suara yang keras walaupun stafnya berulang kali melakukan kesalahan dalam membuat administrasi,dengan sabar mantan Kepala BPM Gayo Lues ini ,menjelaskan sedetail mungkin,hingga stafnya dapat mengerti,sikap inilah yamng membuat para staf yang ada di kantor bupati merasa segan dan menghormati pejabat karier ini.

Walaupun menjelang masa pensiun Sulaiman kelahiran tahun 1955 ,masih terlihat semangat dan gesit dalam menjalankan tugasnya sebagai salah seorang panitia penerimaan CPNS di Gayo Lues,baru saja kembali dari Banda Aceh menjemput berkas ujian, pagi minggu 6 desember 2009, Sulaiman mulai lagi bertugas melakukan pengontrolan distribusi berkas ujian kepada seluruh peserta yang terbagi dalam 70 ruangan kelas, kenderaan dinasnya selalu berputar menyelusuri seluruh lokasi ujian yang tersebar di kota Blangkejeren.Waktu istirahat siang digunakannya melaksanakan sholat zuhur di Mushalla SMA Negeri 1 Blangkejeren.

“ ini sudah tugas dan kewajiban seorang PNS,selagi masih bisa berbuat,tidak ada alasan harus berdiam diri,apa yang dapat kita kerjakan selagi kita mampu,itu merupakan ibadah,

Apalagi pekerjaan itu bermanfaat bagi masyarakat banyak,walaupun pensiun sudah dekat bukan membuat kita kurang semangat dalam bekerja, jelang pensiun atau tidak pekerjaan yang dipercayakan kepada kita,harus dilaksanakan dengan baik,sebab itu adalah tanggung jawab pada diri kita dan tanggung pada Negara serta pada Tuhan sebagai ibadah.Ujar, Sulaiman disela sela masa istirahatnya di SMAN 1 Blangkejeren dalam mengontrol pelaksanaan ujian CPNS.

Ayah dari dua anak yang saat ini kedua anaknya sudah bekerja sebagai PNS ,dikenal masyarakat sebagai seorang pejabat yang selalu hidup sederhana,dan tinggal di rumah yang merupakan tanah warisan orang tuanya,masyarakat menilai sosok Sulaiman merupakan sosok pejabat bersih dibandingkan dari prilaku seorang pejabat yang lazim terlihat saat ini .kesan dari Sulaiman tidak ingin membuat kecemburuan sosial,terutama dalam lingkungan tempat tinggalnya,kesederhanaan inilah membuat masyarakat kagum dan menghargai sosok Sulaiman.

Bahkan rekan seangkatannya Wahab Daud juga menilai,banyak contoh yang harus diambil dari sejawatnya ini.terutama dalam hal bekerja,sejak muda hingga menjelang masa pensiun,Sulaiman merupakan birokrat yang disiplin mampu bekerja dengan baik,waktu yang selalu dimanfaatkan,sehingga kariernya cukup bagus,apalagi kesederhanaanya sangat menonjol.mungkin inilah salah satu sifatnya sehingga beliau disenangi semua orang,dan tentunya hal ini dapat menjadi cambuk bagi,PNS yang ada di Gayo Lues,semangat bekerja serta disiplin yang tinggi harus ditanamkan sejak sedini mungkin,agar daerah ini dapat terpacu secara dinamis, seperti semangatnya pak Sulaiman itu, jelas Wahab Daud.(azhari lubis)

Situs ini menggunakan cookies.