Headline

Harimau Sumatra Bermunculan Di Gayo Lues,Fenomena Apa Ini? .

Redaksi
Istimewa
Harimau Sumatra 

Blangkejeren(alabaspos.com), Sejak sebulan terakhir ini Harimau Sumatra menjadi isu hangat di tengah masyarakat Kabupaten Gayo Lues maupun Kabupaten Aceh Tenggara,turunnya satwa penguasa hutan rimba tersebut ke berbagai wilayah dan perkebunan masyarakat membuat warga merasa ketakutan untuk pergi lahan kebunnya apalagi Harimau Sumatra sudah menerkam seorang warga di kawasan desa Singah Mulo Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues yang membuat korban mengalami luka sobek dan mendapat perawatan intensif di RSUD Shalahuddin Kutacane.

Beberapa video munculnya Harimau di sosial media seperti di kawasan kecamatan Ketambe Aceh Tenggara, Kecamatan Putri Betung dan kecamatan Blang pegayon Kabupaten Gayo Lues semakin membuat warga masyarakat panik hingga takut untuk pergi lahan kebunnya.

Tentunya masalah munculnya harimau ini sebagian warga berpendapat merupakan sebuah fenomena alam,bukan saja harimau yang muncul termasuk orang hutan juga sering turun sehingga di kait kaitkan dengan kondisi alam pasca bencana hidrometeorologi lalu.namun adanya juga yang mengatakan kerusakan habitat satwa itu sudah dirusak oleh manusia mengubah fungsi hutan dan termasuk memburu makanan Harimau hingga persediaan makanan mereka mulai habis.pendapat lainnya menyebutkan agar masyarakat selalu waspada dengan gejala alam yang bisa muncul setiap waktu,bahkan ada yang menyebut dalam bulan Haji Harimau selalu turun dari kawasan hutan.cerita lainnya harimau turun karena adanya kejahatan yang dilakukan oleh manusia di dalam wilayah habitatnya,merusak hutan menjerat dan menyakiti harimau sehingga menimbulkan dendam dan berusaha mencari pelakunya hingga ditemukan,bahkan diceritakan harimau tidak akan kembali ke habitatnya sebelum menemukan pelaku kejahatan tersebut.

Tentunya apapun yang menjadi pendapat dan cerita ditengah masyarakat, kehadiran harimau ini wajib diwaspadai.

"Masyarakat harus lebih waspada dan tetap berhati-hati dalam beraktifitas dikebun,hindari aktivitas dikebun pada waktu pagi hari dan petang menjelang gelap utamakan bekerja dalam kelompok jangan sendiri sendiri,kami sudah mendapat informasi terkait dengan kehadiran harimau di Gayo Lues dari kepala desa dan tim sudah turun melakukan groundchek" ujar kepala BKSDA Aceh Ujang Wisnu Barata kepada alabaspos.com via WhatsApp.

Beberapa waktu belakangan ini masyarakat melaporkan turunnya harimau ke kebun bahkan dekat dengan pemukiman warga seperti di kecamatan Tripe jaya, kecamatan Terangun, kecamatan Putri Betung, Kecamatan Blangpegayon.apakah dengan banyaknya muncul harimau di Kabupaten Gayo Lues ini,menandakan tingkat populasi harimau semakin banyak ? Atau turunnya harimau karena kerusakan habitatnya serta rantai makanan yang menghilang? atau benarkan adanya tanda tanda alam lainnya ?

Penulis: Azhari Lubis

Situs ini menggunakan cookies.