Takengon(alabaspos.com)Buka tutupnya Industri Getah pinus di Aceh dalam beberapa hari ini telah membangun citra yang negatif terhadap investasi Aceh karena tidak adanya kepastian hukum yang jelas
Buka tutupnya pabrik bukan hanya memperburuk citra investasi namun telah mempersempit tata niaga getah pinus
Satu sisi pemerintah aceh secara ketat mengatur bahan baku getah pinus tidak bisa keluar Aceh namun sisi lain pemerintah Aceh tidak siap dalam tata kelola industri getah pinus
Pemerintah pusat telah menjadikan Aceh dalam roadmap hilirisasi investasi strategis getah pinus seharusnya sudah saatnya pemerintah melakukan evaluasi secara menyeluruh terkait tata kelola getah pinus
Penutupan pabrik baru baru ini menandakan investasi aceh tergangu dan tidak adanya kenyamanan bisnis,ungkap Zam Zam Mubarak praktisi bisnis getah pinus 3/7/2025
Zam Zam Melanjutkan,Aceh seharusnya bangga sebagai produser terbesar dalam industri getah pinus di Indonesia bahkan terbaik di dunia dari kualitas produksi gundorukem dan terpenti
Tata kelola getah pinus jangan dibiarkan terpuruk karena getah pinus telah menjadi komoditi strategis Aceh, penghancuran tatakelola getah pinus apakah ada muatan politik untuk mempersulit kemajuan wilayah tengah Aceh?
Getah pinus telah terbukti mampu memperkuat ekonomi masyarakat wilayah pinggiran aceh namun kini seperti di kekang untuk tidak bisa sejahtera, dengan situasi ini kami meyakini Aceh tidak miskin namun di miskinkan dengan regulasi yang tidak adil
Hilirisasi getah pinus perlu di evaluasi mengingat pemerintah telah menetapkan sebagai investasai strategis