Blangkejeren(alabaspos.com), Ditengah keprihatinan pasca bencana banjir dan longsor ekstrim pada Nopember 2026 lalu Hari ini 10/4/2026 Kabupaten Gayo Lues memperingati hari jadi kabupaten yang bergelar negeri seribu bumi tari Saman ke 24 tahun (2002-2026). Peringatan puncak hari jadi Kabupaten Gayo Lues dilaksanakan di gedung DPRK setempat dengan agenda Sidang Istimewa yang dihadiri Bupati wakil Bupati ketua DPRK, pejabat Vertikal (Forkopimda) pejabat eselon II jajaran Pemkab Gayo Lues pejabat eselon III dan undangan lainnya seperti mantan Bupati Aceh Tenggara Armen Desky serta pejabat yang mewakili pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara.
Sidang Istimewa tahun 2026 ini langsung dipimpin oleh ketua DPRK Ali Husin dengan diawali salawat badar dan lagu Indonesia Raya.
Ketua DPRK Ali Husin dalam pembukaan sidang istimewa tersebut antara lain mengatakan Pasca bencana lalu membuat Kabupaten terguncang memporak porandakan berbagai infrastruktur yang dibangun selama ini,semua ini adalah sebuah cobaan tetapi kita jangan sampai larut dengan kondisi yang terjadi,kita harus bangkit kembali kita harus saling mendukung bukan saling menyalahkan agar Gayo Lues kembali pulih.
Selanjutnya waklil ketua DPRK Fahmi Shahab membacakan dan menyampaikan sejarah Kabupaten Gayo Lues dari awal kemerdekaan RI hingga menjadi Daerah Otonom Baru tahun 2002.dan dilanjutkan dengan pemutaran film dokumenter terkait dengan perjuangan masyarakat Gayo Lues dalam mencapai tujuannya menjadikan Kabupaten Gayo Lues sebagai daerah otonom.
Sedangkan Bupati Gayo Lues Suhaidi dalam sambutannya lebih menekankan pentingnya menjaga kesatuan dan persatuan menghindari adanya perpecahan ditengah masyarakat pasca bencana lalu,dengan kekuatan rasa persatuan inilah kita bisa bangkit kembali untuk membangun daerah ini setelah di terjang bencana lalu,kemudian Suhaidi mengatakan untuk meningkatkan sektor ekonomi masyarakat melalui komoditi kopi dirinya sudah menemui Kementerian Pertanian dan Alhamdulillah Kementerian tersebut akan membantu bibit kopi sebanyak 4 juta bibit.