Olah Raga

Undang Undang Larang ASN Ikut Calon Ketua KONI,Tim Penjaringan "Dasar Kami AD ARt KONI"

Redaksi
Istimewa
Logo KONI



Blangkejeren(alabaspos.com), Musyawarah Olah Raga oleh seluruh cabang olah raga di Kabupaten Gayo Lues akan direncanakan akan dilaksanakan pada 4 Agustus 2021, pelaksanaan Musorkab pemilihan ketua KONI priode 2021-2025.


Informasi yang diterima media ini pendaftaran bagi calon ketua KONI Gayo Lues telah ditutup pada 27 Juli 2021 dimana Calon yang telah muncul dan mendaftarkan diri hanya dua orang yakni Zulhamuddin Arbi yang saat ini masih sebagai ASN di Dinas Kehutanan Provinsi Aceh sedangkan Calon lainnya adalah Anwar yang dikenal sebagai pengusaha serta ketua Cabor Pordasi Gayo Lues.


Yang menimbulkan pertanyaan dipublik saat ini bahkan menjadi pembicaraan termasuk di dunia Maya alias Medsos, bolehkah ASN mejadi ketua KONI ? Jika berpijak pada aturan yang ada, baik itu dalam Undang Undang RI Nomor 3 tahun 2005 tentang sistem keolah ragaan nasional jelas jelas melarang Pegawai Negeri Sipil untuk duduk sebagai ketua KONI baik secara nasional di Provinsi maupun di Kabupaten KotaLarangan Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi pengurus KONI tertuang pada pasal 40 UU Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) dan pasal 56 ayat 1-4 PP Nomor 16 Tahun 2007 tentan Penyelenggaraan Keolahragaan.


Kemudian larangan lainnya bagi ASN untuk menjadi ketua KONI juga tertuang pada surat edaran Mendagri Nomor 800/2398/SJ tanggal 26 Juni 2011 kemudian surat edaran Komisi Pemberantasan Korupsi nomor B-903/0115/2011 tanggal 4 April 2011,


Memang dalam aturan aturan yang disebutkan diatas tidak ada kalimat mengenai masalah eselon tetapi hanya menyebutkan ASN, artinya regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah apakah itu Undang Undang,Surat edaran Mendagri maupun surat edaran KPK dinilai berlaku umum bagi ASN atau pegawai negeri sipil.


Beberapa pengamat olah raga di daerah ini menyimpulkan untuk ketua KONI harus sesuai dengan aturan yang berlaku jika aturan itu dilanggar artinya pihak pelaksana telah mengangkangi aturan yang berlaku, ini tentunya akan berdampak pada gugatan secara hukum.


Salah seorang tim penjaringan Bursa calon ketua KONI Kabupaten Gayo Lues Khairul Amri saat dikonfirmasi awak media ini 28/7/2021 menjelaskan dan membenarkan adanya ASN atas nama Zulhamudin Arbi yang ikut sebagai calon ketua KONI Kabupaten Gayo Lues priode 2021-2025.


"Benar salah satu calon adalah seorang ASN soal kami menjaring calon ketua berdasarkan pada AD dan ART Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI),didalam AD ART KONI tidak ada satupun pasal yang melarang ASN untuk ikut sebagai calon ketua KONI,jadi kami melakukan penjaringan calon ketua KONI Kabupaten Gayo Lues berdasarkan pada AD dan ART KONI,hal ini juga sudah disampaikan kepada KONI Aceh" jelas Khairul Amri .


Untuk pelaksanaan Musorkab tentunya semua harus transparan baik itu dilingkungan pengurus KONI maupun pada semua Cabor yang masuk dalam pembinaan dan keanggotaan KONI, apalagi semua Cabor merupakan pemilik suara dalam Musorkab,transparansi serta akuntabilitas pelaksanaan Musorkab KONI benar benar sesuai dengan aturan yang berlaku, termasuk dalam AD dan ART KONI itu sendiri, sehingga hasil Musorkab dapat dipertanggung jawabkan.

Penulis: Irham Datuk/Azhari Lubis

Editor: Azhari Lubis

Situs ini menggunakan cookies.