Blangkejeren(alabaspos.com), Babak delapan besar perebutan piala Bupati Gayo Lues antara kampung (tarkam) terjadi perubahan jadwal pertandingan,hal ini disampaikan pihak panitia pelaksana Rabu pagi 24/8/2022, seharusnya dari jadwal semula laga delapan besar akan berlangsung pagi Rabu,namun atas kesepakatan semua manager club yang masuk delapan besar sebut akhirnya jadwal diubah.
Sebumnya pertandingan antara Kutalintang A melawan Persiba A berlangsung pagi Rabu namun diubah ke sore hari pukul 14 pada hari Kamis 25/8/2022.
Pada Rabu sore ini dua laga terjadwal laga pertama Bengkik FC Melawan Persiba B laga kedua antara Cintamaju berhadapangan dengan Bustanussalam B.
Pada Kamis 26/8/2022 sore hari laga pertama Kutelintang A berhadapan dengan Persiba A dan laga kedua PSG Gele vs Rekot FC.
"Alasan para manager club atas berubahnya jadwal 8 besar agar masyarakat dapat menikmati hiburan olah raga sepakbola jika dilaksanakan sore hari,sebab jika dilaksanakan pagi hari warga banyak yang tidak dapat menyaksikan karena aktifitas dan bekerja" ujar Faisal salah seorang dari panitia pelaksana.
Kampung Badak Loloskan 2 Tim
Pada babak delapan besar ini Kampung Badak Kecamatan Dabun Gelang.membuat kejutan,pasalnya dua tim dari Kampung tersebut berhasil lolos kedelapan besar dari 60 tim yang ikut ambil bagian pada perebutan piala Bupati Gayo Lues itu.
Lolosnya dua tim asal Kampung Badak ini sempat menjadi pembicaraan ramai di tengah pecandu sepakbola di Gayo Lues pasalnya tidak sedikit club yang berguguran dibabak penyisihan,namun Kampung Badak dengan membawa dua tim ikut event bergengsi ini,bahkan keduanya lolos ke 8 besar.
"Ini semua bukan karena tim kami hebat tapi semangat juang anak anak dan adik adik kami cukup tinggi dan ini adalah sejarah Tarkam di Gayo Lues ada dua tim dari satu desa masuk delapan besar,saya minta kepada tim Persiba A dan Persiba B,tetap bermain dengan semangat juang yang tinggi,tetapi dalam koridor sportifitas dan fair play, tidak membuat kegaduhan dilapangan biarkan wasit yang memutuskan,tetap bermain cantik tidak terpancing dengan provokasi lawan maupun penonton, bagi suporter dari Kampung Badak silahkan beri semangat pemainnya. Tetapi jangan memprovokasi dengan kata kata yang menyinggung orang lain, kita jaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung" ujar Kepal Desa Kampung Badak Ibrahim kepada media ini.