Headline

Untuk Lahirkan Pemuda Peduli KLH, BBTNGL Laksanakan Kader Konservasi

Redaksi
Istimewa
Peserta Kader Konservasi foto bersama Kepala SPTN Wilayah III Blangkejeren Ali Sadikin SH.MH

Blangkejeren(alabaspos.com) Balai Besar TNGL melalui SPTN Wilayah III Blangkejeren melaksanakan kegiatan pembentukan kader Konservasi bagi kalangan pemuda dan mahasiswa yang ada di Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Tenggara,kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari di aula Legen Hotel .acara ini dibuka oleh Kepala BKSDM yang diwakili Sektretaris BKSDM Sabdin SPd Rabu 25/10/2023.

Pada sambutannya amanat tertulis dari Kepala BKSDM menyampaikan antara lain.

Konservasi unsur penting dalam pembinaan,karena merupakan unsur pelopor dan penggerak dalam upaya konservasi sumber daya alam bersama pemerintah,dalam mewujudkan manusia yang sadar akan kelestarian hutan,dimana Kader Konservasi ini terbentuk sejak tahun 1982 yang lalu,dan terus berkembang dilaksanakan oleh instansi pemerintah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di pusat maupun di daerah seluruh Indonesia.

pembentukan kader konservasi di masyarakat, yang berminat di bidang konservasi ini menyalurkan minatnya dan mendapatkan pendidikan dan pelatihan yang memadai,sehingga mampu menjadi kader konservasi yang memiliki kemandirian pengembangan sumber daya alam terhadap kelangsungan kehidupan manusia.ujarnya


Kepala SPTN Gunung Leuser Wilayah III Blangkejeren Ali Sadikin SH.MH. saat menyampaikan sambutannya menekankan bahwa peserta yang mengikuti Kader Konservasi ini seluruhnya akan terintegrasi secara nasional di kementerian KLH,sehingga nantinya kader konservasi akan selalu terpantau bagaimana upayanya dalam melakukan upaya konservasi di kawasan TNGL,dan Kader Konservasi ini nantinya jika mampu menjaga kredibilitasnya selaku kader konservasi bukan tidak mungkin dapat terus berkarir dalam KLH maupun di Balai Besar TNGL.kader konservasi harus mampu sebagai corong dan penggerak di Kawasan TNGL khususnya yang berada di Aceh Tenggara dan Gayo Lues, dalam menjaga kawasan hutan sebagai kader konservasi, bayangkan kami di SPTNGL III Blangkejeren saat ini hanya memiliki aparatur atau petugas sebanyak 20 personil, dengan luasan areal lebih dari 203 ribu hektar,yang menjadi pengawasan kami,tentunya hal ini tidak dapat dibayangkan dengan jumlah personil yang sedikit,disinilah kami berharap banyak pada kader konservasi untuk ikut serta membantu untuk memantau kawasan TNGL.itulah sebabnya kami sangat berhati hati dalam memilih untuk mengundang peserta kader konservasi,kami ingin kader konservasi ini merupakan yang terbaik setelah mengikuti pelatihan kader konservasi ini.

Soal yang menjadi pembuka acara dari BKSDM Gayo Lues,Ali Sadikin menjelaskan kegiatan ini,akan melahirkan sumber daya manusia (SDM) bidang konservasi sumber daya alam,dan merupakan dalam wilayah Kabupaten Gayo Lues,dengan harapan pemerintah Kabupaten Gayo Lues dapat memperhatikan secara khusus dalam konservasi di wilayahnya.


Dalam kader konservasi itu,berbagai nara sumber telah disiapkan oleh panitia pelaksana, dan narasumber sengaja didatangkan dari berbagai NGO yang memantau persoalan Kehutanan dan lingkungan hidup,dan di fasilitator oleh Pimred media alabaspos.com,Azhari Lubis.

Penulis: Azhari Lubis

Situs ini menggunakan cookies.