✕
Headline

Tidak Pernah Ada Statmen Dan Putusan Pj Bupati Gayo Lues Terima Pengungsi Rohingya

Redaksi
Istimewa
Pengungsi Rohingya 

Blangkejeren(alabaspos.com) Soal pengungsi Rohingnya akan ditempatkan di Gayo Lues,masih saja menjadi pembicaraan hangat dan penolakan kehadiran kaum asal Myanmar ini,masih saja terjadi bahkan informasinya warga mengatasnamakan mahasiswa akan melakukan aksi demo soal penolakan Rohingya itu, bahkan di grup grup WA bermunculan surat pemberitahuan soal aksi demo tersebut pada hari Senin 18/12/2023 dimana dalam tuntutannya dituliskan agar Pj Bupati Gayo Lues menyatakan dengan tegas untuk menolak pengungsi Rohingya didaerah ini,padahal sebelumnya sudah dijelaskan oleh Pj Sekda Jata SE mewakili Pj Bupati bahwa Gayo Lues tidak berniat sedikitpun mau menerima pengungsi Rohingya, hanya sebatas wacana tidak ada putusan resmi,bahkan notulen untuk rapat pun tidak ada,kami hanya sebatas mendengar saat rapat vicom dengan Pj Gubernur, bagaimana kami harus membuat statmen menolak sesuai dengan tuntutan peserta aksi demo,ketika bertemu dengan kami di pendopo Bupati? , kecuali kami sudah punya putusan menerima misalnya,lalu masyarakat keberatan meminta untuk menolak,mungkin akan kami lakukan sesuai aspirasi masyarakat Gayo Lues, inikan tidak ada sama sekali,sedangkan statement yang beredar di medsos itu bukan peryataan resmi pemerintah Kabupaten Gayo Lues dari rapat itu, siapa yang membuat dan mengedarkannya kami sama sekali tidak tahu.tiba tiba sudah heboh ujar Jata SE.

Terkait dengan ramainya masalah pengungsi Rohingya ke Gayo Lues pihak Protection Associate UNHCR Indonesia, Faisal Rahman seperti dikutip dari laman Dialeksis com meluruskan informasi perihal pengungsi Rohingya yang direncanakan mau ditempatkan di Kabupaten Gayo Lues.


Faisal menerangkan bahwa rencana itu memang ada dibahas dalam rapat koordinasi antara Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, dan Pj. Bupati Gayo Lues, pada Selasa (12/12/2023). Namun, hingga saat ini belum ada petunjuk atau tindaklanjut dari Pemerintah Provinsi Aceh terkait rencana tersebut.


“Di awal memang sempat ada opsi, bahwa Pemprov Aceh sedang mencari tempat untuk memindahkan pengungsi Rohingya sementara di Aceh Tamiang atau Gayo Lues,” kata Faisal saat diwawancarai Dialeksis.com, Sabtu (16/12/2023).


Kata Faisal, pilihan itu muncul karena Pemerintah Aceh ingin menyelesaikan permasalahan pengungsi Rohingya yang semakin hari semakin banyak dan tersebar di beberapa daerah di Aceh.


“Namun dalam perjalanannya ada kondisi yang dipertimbangkan kembali, maka opsi itu tidak lagi ditindaklanjuti,” ungkapnya.


Jadi, kata Faisal, kepada semua pihak tidak perlu khawatir yang berlebihan karena rencana penempatan tersebut tidak ada keputusan final.


Lalu, ketika ditanya Pewarta Dialeksis.com, apakah perlu aparat penegak hukum menelusuri sang provokator yang menyebarkan informasi bahwa Rohingya tetap akan ditempatkan di Gayo Lues, Faisal langsung merespons perlu untuk diluruskan.


“Hingga saat ini belum ada lagi pembahasan untuk menindaklanjuti ide tersebut,” ujarnya.


Faisal juga menjelaskan, semua keputusan itu ada di tangan Pemerintah Provinsi dan Daerah. Jika pemerintah belum resmi menyatakan pernyataannya maka media pun jangan mengutip.


Pj Bupati Gayo Lues Drs H.Alhudri MM secara terpisah menegaskan memang ada rapat dilakukan secara virtual dengan Pj Gubernur,dihadiri ketua DPRK dan Forkopimda,namun sama sekali tidak putusan apapun terhadap pengungsi Rohingya untuk ditempatkan di Gayo Lues ini,bahkan notulen rapatpun tidak ada,lalu muncul seolah olah ada statmen Pemkab akan menerima pengungsi Rohingya,lalu kami diminta untuk menyatakan sikap menolak pengungsi Rohingya,sedangkan kami sama sekali tidak membuat statmen apapun.dan apa yang beredar di medsos itu bukan dari Pemkab Gayo Lues,apalagi Pj Bupati, itu tidak benar sama sekali.namun jika adik adik mahasiswa mau menyampaikan aspirasinya,itu adalah bagian dari demokrasi,tidak ada yang boleh melerang sejauh apa yang disampaikan benar benar murni aspirasi jangan di politisir apa lagi tendensius.jelasnya.


Penulis: Azhari Lubis

Situs ini menggunakan cookies.