Blangkejeren(alabaspos.com), Kabupaten Gayo Lues kembali menoreh prestasi dalam bidang keuangan khususnya dalam penyaluran dana desa yang tercepat dalam wilayah Provinsi Aceh tahun anggaran 2024 ini.
"Piagam penghargaan terkait dengan cepatnya penyaluran dana desa itu baru saja kita terima dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia di Jakarta beberapa hari lalu" ujar Pj Sekda Jata SE MM didampingi Kepala Badan Keuangan dan Asset Kabupaten (BPKK) Sukri SE Jum'at 1/3/2024.
Pj Sekda Jata SE MM menyebutkan penghargaan yang diterima dari pemerintah pusat ini,tentunya akan menjadi cambuk bagi di Daerah ini,untuk lebih dan terus bermotivasi dan berinovasi untuk hal hal yang terbaik,tentunya untuk menuju itu harus ada kerja sama semua pihak maupun stakeholder lainnya,dengan Kepemimpinan Bapak Pj Bupati saat ini,kita memang diharuskan untuk ikut irama dan gaya kepemimpinannya,termasuk beban kerja yang tinggi,serta mencari berbagai peluang untuk menambah Pendapatan Daerah, mempercepat selesainya RAPBK menjadi APBK tahun 2024,bahkan Gayo Lues termasuk salah satu daerah yang tercepat menyelesaikan APBKnya (APBD), untuk penyeimbangan APBK 2024,agar tidak menjadi masalah seperti gagal bayar,APBK diarahkan untuk di optimalkan sesuai pendapatan dan pengeluaran.dimana Pj Bupati Alhudri mengutamakan gaji seluruh ASN jajaran Pemkab termasuk Pegawai P3K,jangan sampai gaji ASN terlambat atau tidak terbayar,kemudian untuk kegiatan rutin SKPK selanjutnya digunakan untuk modal belanja dan pembangunan.ini dilakukan Alhudri untuk menekan adanya defisit anggaran,mencari solusi peningkatan Pendapat Asli Daerah sebagai anggaran yang dapat digunakan secara mutlak oleh Pemerintah Daerah,
" Jika DAU dan DAK atau DOKA itu sudah punya fungsi masing masing,tidak dapat digunakan secara bebas oleh pemerintah daerah,itu relnya ngk boleh lari dari jalurnya,hanya PAD yang dapat kita gunakan untuk kegiatan lain diluar DAU, DAK dan DOKA,kemudian APBK kita gunakan untuk hal yang sangat prinsipil,karena APBK Gayo Lues itu tidak besar hanya sekitar Rp 800 Milyar lebih untuk tahun 2024 ini,dengan defisit yang cukup kecil," ujar Alhudri beberapa waktu lalu terkait APBK tahun 2024.