Blangkejeren-ALABASPOS.COM.Suku Bangsa Batak dengan Suku bangsa Gayo dalam sejarahnya tidak
dapat dapat dipisahkan,sebab ada sebuah keterkaitan dimana suku bangsa Gayo merupakan bagian
dari suku bangsa batak,sejarah ini tidak dapat dipungkiri,sebagai contoh ditanah Gayo ada
yang disebut batak 27,dan mereka sudah menjadi bagian dari Gayo,bahkan garis keturunan Suku
Gayo merupakan bagian dari keturunan dari batak 27 tersebut,begitu juga dalam perjuangan
membela kemerdekaan Republik ini,Suku Bangsa Batak dan Gayo saling bekerja sama untuk
mempertahankan kemerdekaan,beberapa putra Gayo gugur di tanah Karo atau ditanah batak
lainnya,saat memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan negeri ini,dan keterkaitan antara
suku Batak dan Gayo memang tidak dapat dipisahkan.demikian antara lain sambutan Bupati Gayo
Lues H.Ibnu Hasim yang dibacakan Sekdakab Drs,H.Abubakar Djasbi saat membuka acara pesta
besar (bolon) kelima tahun Persatuan Budaya Batak (PBB) Kabupaten Gayo Lues di Lapangan
pancasila Blangkejeren 30/6/2011.
Disisi lain Bupati Gayo Lues dalam amanat tertulisnya,mengajak seluruh etnis yang ada di Gayo Lues ini
untuk bersama sama bekerja saling membahu bagi kemajuan pembangunan Gayo Lues,"saya yakin dengan
banyaknya etnis suku bangsa di daerah ini,Gayo Lues akan cepat tumbuh,maju dan berkembang"jelasnya
Pesta kelima tahun keberadaan Organisasi Etnis Batak ini selain dihadiri oleh semua etnis
batak didaerah ini seperti batak Toba,batak Mandailing,batak Karo,batak pak pak, dan batak
simalungun,juga diikuti oleh etnis suku Nias.
Masyarakat yang tergabung dalam beberapa etnis batak itu,menampilkan masing masing tari tor
tor dari daerahnya,juga dimeriahkan tarian saman sebagai tarian masyarakat Gayo Lues.
Acara ini juga dihadiri para Muspida setempat serta pengurus dari Persatuan batak sedunia
juga utusan dari pengurus Persatuan budaya batak yang ada di Aceh Tenggara.
Win Ansyarullah Rajagukguk sebagai ketua Umum dari Organisasi (PBB) di Gayo Lues,menyebutkan
rangkaian kegiatan ini merupakan kegiatan rutin sejak berdirinya organisasi ini di Gayo
Lues,walaupun dalam waktu dekat Gayo Lues akan melaksanakan Pilkada,kegiatan pesta bolon ini
tidak terimplikasi dalam kegiatan politik"ini murni sebagai kegiatan budaya,tidak ada embel
embel lainnya,soal masalah siapa yang mau dipilih dalam pilkada nanti itu diserahkan kepada
individu masing masing,sekali lagi kegiatan ini adalah kegiatan budaya" ujar Win Ansyarullah
kepada Alabaspos.com.