Pantan Cuaca(alabaspos.com), Ada sesuatu yang menjadi perhatian warga yang memadati lokasi kegiatan Life Skill yang dilaksanakan oleh BNNK Gayo Lues di Kampung Kenyaran Kecamatan Pantan Cuaca,Saat itu Pj Bupati Drs.Alhudri MM baru saja usai menyampaikan kata Sambutan Pada pembukaan di ajang acara BNN itu,Rabu 10/5/2023,Tiba Tiba seorang wanita kira kira berusia 40 tahunan berdiri dari tempat duduknya sambil tunjuk tangan,melihat hal ini Pj Bupati Bertanya "Ada apa dan apa yang mau disampaikan ? ,silahkan disampaikan" ujar Pj Bupati kepada wanita tersebut.yang diketahui bernama Radiah
Radiah dengan bahasa apa adanya tidak berasa basi,langsung mengatakan .
"Kami sebagai petani kopi di Pantan Cuaca ini,memahami bahwa Bapak Pj Bupati mengerti dan paham tentang masalah tanaman Kopi,agar Tanaman kopi tumbuh subur dan berbuah lebat serta batang kopi selalu sehat,kami sangat bermohon agar Bapak Pj Bupati dapat membagi pengetahuan tentang tanaman Kopi,apalagi di Kabupaten Aceh Tengah tanaman disana cukup bagus dan petani Kopi sudah mulai sejahtera,sedangkan kami disini belum begitu paham masalah perawatan tanaman Kopi,itu saja Pak yang mau saya sampaikan" ujar Radiah lalu duduk kembali ketempatnya semula.
Kemudian pertanyaan Radiah itu dijawab Pj Bupati.
" Begini ya, kebetulan saya juga memiliki kebun Kopi walaupun luasnya cuma dua hektar lebih kurang, untuk bibit Kopi saya lebih percaya dengan bibit yang kita cari sendiri,pada tanaman kopi yang usianya sudah memenuhi syarat untuk dijadikan bibit.kita bisa lihat calon indukannya itu,baik buahnya yang lebat,dan kesehatan batang kopi,kita pilih buah merah dan benar benar sudah tua,lalu kita semaikan, begitu juga dalam perawatannya harus rajin buang tunas dan memberikan ruang bagi cahaya matahari ke tanaman batang kopi, dalam membuang tunas juga harus kita pahami,soal bibit saya kurang yakin dengan bibit kopi bantuan,karena kita tidak tahu sama sekali apakah bibitnya dari biji kopi yang benar benar sudah tua,atau buah yang belum tua,itukan kita tidak tahu,makanya lebih baik bibitnya kita lakukan sendiri.kalau ada waktu nanti kita akan coba praktekkan cara membuang tunas kopi, namun demikian saya akan berusaha membawa beberapa orang petani kopi yang berhasil di Aceh Tengah,untuk kita hadirkan di Pantan Cuaca ini,dimana nantinya mereka akan membantu petani Kopi disini cara perawatan tanaman kopi," jawab AlHudri dan disambut aplus tepuk tangan dari warga yang hadir.
Pada sisi lain usai acara makan siang Pj Bupati ditemui beberapa orang yang mengaku dari sebuah perusahaan koperasi pembeli biji Kopi di Kecamatan Pantan Cuaca,kepada Pj Bupati mereka mengusulkan agar Pj Bupati keluarkan regulasi tentang Restribusi dari Biji Kopi,dengan demikian pihak pembeli biji kopi akan membayar Restribusi kepada daerah sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan hal ini langsung di aminkan Pj Bupati, dan meminta untuk diingatkan soal regulasi tersebut.
Kecamatan Pantan Cuaca merupakan salah satu sentral tanaman kopi arabica di Kabupaten Gayo Lues.