Headline

Pj Bupati Gayo Lues Heran Kog Ada Sekolah Negeri Ditutup

Redaksi
Istimewa
Pj Bupati Gayo Lues Drs AlHudri MM

Blangkejeren (alabaspos.com) Tutupnya Sekolah Menengah Negeri 3 Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues,mendapat perhatian dari PJ Bupati Gayo Lues Drs Al Hudri.

"Mungkin hanya di Gayo Lues ini sekolah negeri harus ditutup,ini sangat memprihatikan,seharusnya hal ini tidak terjadi jika pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Gayo Lues mampu memanegment dengan baik, aneh ini sekolah negeri ditutup dengan alasan muridnya kurang, selama ini pihak sekolah sangat lemah mensosialisasikan sekolahnya kepada masyarakat, atau memang masyarakat tidak tertarik memasukkan anaknya kesekolah itu? ini harus di cari akar masalahnya, kita tidak ingin ada sekolah negeri menyusul untuk ditutup karena alasan kurang muridnya, saya akan coba menelisik apa yang terjadi dengan dunia pendidikan di Gayo Lues ini" ujar AlHudri saat menerima awak media ini dalam acara open house idul Fitri 22/4/2023.


Pj Bupati Gayo Lues yang juga Kadis Pendidikan Aceh ini, menyinggung soal anggaran pendidikan.

"Anggaran pendidikan cukup besar,belum lagi Dana BOS penghasilan guru cukup lumayan besar,dana sertifikasi sedikitnya Rp 5 juta ditambah lagi gaji maupun tambahan penghasilan, jadi tidak ada alasan untuk menutup sekolah serta mutu pendidikan yang lemah, ini tugas kita semua untuk memperbaiki dunia pendidikan kita di Gayo Lues, walau saya bukan dari dunia pendidikan namun saya adalah anak seorang guru dan paham dalam masalah pendidikan,"papar Pj Bupati Gayo Lues ini.

Ditutupnya SMPN 3 Gayo Lues ini menurut Kadis Pendidikan Anwar SMPN 3 tutup bulan Juli 2021, saat itu Saya masih Kepala Dinas Transnaker, kemungkinan saat itu Murid sekolah teesebut berkurang/ sedikit akibat antusiasnya Orang Tua Murid memasukkan Anaknya ke Pesantren, karena Pemerintah sedang hangat hangatnya melaksanakan program Seribu Hafiz, pasanten berdiri pesat karena ada bantuan dari Pemerintah. Orang Tua Siawa lebih cendeung memasukkan Anaknya ke Pesantren, karena dapat mengurangi kenakalan anak anak di sore hari melalui Handphone.Ujar Kadisdik Gayo Lues ini.

Berbagai sumber menyebutkan ditutupnya SMPN 3 di Gayo Lues ini,terkesan sangat aneh harusnya pihak sekolah dan Dinas terkait mampu menjadikan sekolah tersebut sebagai sekolah panutan dan menjadi inovasi bagi orang tua murid,menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut dengan meningkatkan mutu dan cara belajar yang baik,seperti ramainya orang tua murid yang menghantarkan anaknya ke sekolah swasta,yang anehnya lagi bangunan sekolah yang ditutup itu,diserahkan kepada pihak swasta secara gratis,apakah hal ini dibenarkan ?.pendapat lainnya menyebutkan tutupnya sekolah milik pemerintah itu,akibat adanya aturan zonasi,sehingga tidak banyak murid yang mau mendaftar ke sekolah itu,karena sekolah dasar yang masuk zonasi sangat sedikit.

Penulis: Azhari Lubis

Situs ini menggunakan cookies.