Blangkejeren(alabaspos.com) Pj Bupati Gayo Lues yang diwakili Asisten III Ir.Bambang Waluyo membuka kegiatan sosialisasi perizinan berusaha berbasis resiko (OSS -RBA) Senin 9/10/2023 di Nusa Indah Blangkejeren, dihadapan peserta pelaku industri kecil,pelaku jasa (UKM) Pj Bupati dalam sambutan tertulisnya antara lain mengatakan.
Kebijakan pemerintah dalam program investasi adalah upaya peningkatan penanaman modal di Indonesia umumnya dan Kabupaten Gayo Lues khususnya, sosialisasi ini memberikan informasi tentang tata cara dan mekanisme serta hak dan kewajiban pelaku usaha.
Selanjutnya menerima masukan dan saran dari pelaku usaha atas tantangan dan hambatan dalam melaksanakan kegiatan usaha yang tepat memberikan penjelasan atas kebijakan.
Pengembangan kepada pelaku usaha kecil dan menengah dalam memajukan pengembangan melalui aplikasi tentang tata cara membuat laporan.
Kemudian bagaimana cara menjalankan usaha supaya tidak mempunyai dampak terhadap lingkungan, sedangkan sasaran yang dicapai dalam kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan peluang usaha atas kebijakan peraturan perundang-undangan terkait dengan program kemitraan usaha.
meningkatkan secara kualitas sumber daya manusia peran usaha dalam memenuhi hak dan kewajiban investasi di Kabupaten Gayo Lues.
Disisi akhir sambutannya Pj Bupati Gayo Lues Drs. Alhudri menegaskan bahwa Kabupaten Gayo Lues sangat welcome jika ada investor yang benar benar serius untuk berinvestasi didaerah ini,tanpa harus berbelit belit dalam pengurusan seluruh perizinanannya.
Sedangkan Kepala Dinas PMPTSP Gayo Lues Abdul Karim dalam sambutannya menyebutkan Kegiatan ini diharapkan adanya Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Pelaku Usaha Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) terkait Kegiatan Pelaksanaan Penanaman Modal. Selain itu, sebagai langkah Strategis Pemerintah dalam mensinkronkan Program/ Kegiatan yang merupakan prioritas Nasional dengan prioritas daerah. Peserta bimtek yang kita undang pada hari ini yaitu Pelaku Usaha PMDN, Usaha Kecil dan Menengah (UKM), dan Non UMK. Sehingga diharapkan outputnya dapat meningkatkan Realisasi Investasi Penanaman Modal di Tahun 2023.
Berdasarkan data dari OSS, Jumlah Investasi yang masuk di Kabupaten Gayo Lues dari semua pelaku usaha sejak Januari s/d September 2023 sebesar Rp. 347.937.779.635,- (Tiga Ratus Empat Puluh Tujuh Miliyar Sembilan Ratus Tiga Puluh Tujuh Juta Tujuh Ratus Tujuh Puluh Sembilan Ribu Enam Ratus Tiga Puluh Lima Rupiah) dengan jumlah pelaku usaha secara OSS sejumlah 488 Perusahaan / Lembaga / Koperasi dan perorangan. Sesuai dengan jenis KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) yang diajukan.
Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dalam menggaet investor untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Gayo Lues mengalami beberapa hambatan diantaranya :
Masih minimnya regulasi yang pro investasi;
Masyarakat dan lingkungan sekitar (iklim investasi) belum sepenuhnya mendukung;
Ketersediaan dan Kualitas Infrastruktur yang belum memadai;
Masih rendahnya ketersediaan bahan baku lokal dalam mendukung kegiatan berusaha;
Kondisi Pasar masih kecil, sehingga produk yang dihasilkan harus dipasarkan keluar;
Kondisi Kabupaten Gayo Lues yang hampir 75 % berada didalam kawasan, baik TNGL, KEL maupun kawasan lindung lainnya.
Dari hambatan yang kami sebutkan diatas diperlukan kerjasama semua pihak, terutama dinas teknis untuk mendukung masuknya investasi ke Gayo Lues, dukungan tersebut berupa pengalokasian anggaran untuk mendukung kemudahan berinvestasi di Kabupaten Gayo Lues
Pemerintah Kabupaten Gayo Lues melalui DPMPTSP juga akan memfasilitasi pelaku usaha yang mengalami kendala dalam merealisasikan investasi di Kabupaten Gayo Lues dengan mengundang Narasumber sesuai dengan permasalahan yang dihadapi oleh pelaku usaha.pungkas Kadis PMPTSP Gayo Lues ini