Headline

Pemerintah Kabupaten Gayo Serahkan Bandara Di Kelola Dirjen Perhubungan Udara

Redaksi
Azhari Lubis
Pj Bupati Drs H AlHudri  Pj Sekda, Jata SE Kapolres AKBP Setiyawan Eko Prasetiya Kepala Bandara Rembele Rahman Subhan Fajri Kadis Perhubungan Irwansyah foto bersama usai penandatanganan serah terima asset bandara Blangkejeren &l

Blangkejeren(alabaspos.com) Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita acara serah terima (BAST), atas asset milik seluruh milik daerah atas Bandara Blangkejeren Kamis 23/11/2023. Serah terima asset tersebut langsung dilakukan oleh Pj Bupati Gayo Lues Drs.Alhudri MM kepada Dirjen Perhubungan Udara Kementerian perhubungan yang diwakili Rahmat Subhan Fajri selaku Kepala UPBU Bandara Rembele, Usai tanda tangan Naskah serah terima, Rahmat Subhan Fajri menyampaikan dirinya merasa agak terkejut ketika Pj Bupati dan PJ Sekda bertemu dan memaparkan masalah Bandara Blangkejeren dihapan Dirjen saat di Bali pada Bulan Mei lalu,dan Dirjen langsung menyetujui apa yang menjadi keinginan masyarakat Gayo Lues atas penambahan rute penerbangan perintis di Gayo Lues dengan penerbangan dua kali seminggu ke Takengon,Dua Kali Seminggu ke Banda Aceh dan dua Kali seminggu ke Medan, hal ini tentunya akan memotivasi kita untuk memajukan dunia penerbangan dari Gayo Lues ini, dengan adanya penyerahan aset ini,tentunya kedepan yang kita harapkan Bandara Blangkejeren bisa berdiri sendiri tidak lagi dalam naungan Bandara Rembele, berbagai fasilitas pendukung sarana dan prasarana lainnya tentunya menjadi tanggung jawab kementerian perhubungan,dan selama ini penerbangan yang ada hanya ke Banda Aceh dan penumpang rata rata diatas 90 persen.

"Saya yakin kedepan bandara Blangkejeren ini bagian dari bandara yang repsentatif dan asset lahan bandara seluas 48 Hektar telah diserahkan sebelumnya, pengembangan dan pemeliharaan akan disesuaikan dengan kebutuhan frekuensi penerbangan yang semakin meningkat, fasilitas bandara sudah lengkap ruang kedatangan sudah tersedia begitu juga ruang keberangkatan ruang tunggu dan lainnya.sebut Rahmat Subhan Fajri.


Pj Bupati Gayo Lues pada sambutannya mengatakan, angkutan udara merupakan nadi ekonomi selain transportasi darat dan laut, penerbangan dari Blangkejeren dengan rute baru pada tahun 2024 kita upayakan tidak jangan sering kosong harus selalu terisi , hal ini tentunya terkait dengan ekonomi masyarakat itulah pentingnya kita berupaya meningkatkan berbagai sektor perekonomian masyarakat terutama dari komoditi kopi,getah pinus,Nilam dan lainnya, tahun 2024 jalan menuju bandara harus dibangun 2 jalur sepanjang 300 meter. Kita bingung ketika mau ke Bandara selalu terlewati karena tidak adanya gerbang utama menuju bandara, saat ini jalan terlalu sempit, saya minta Kadis PUPR mencatat ini dan kita bangun ditahun 2024,jelas Alhudri

Alhudri yakin dengan dikelola oleh kementrian perhubungan Bandara Blangkejeren akan lebih cepat maju dan berkembang karena anggarannya selalu tersedia, jika masih dibawah pemerintah Kabupaten Gayo Lues akan terkendala dengan anggaran daerah yang kecil.

Penulis: Azhari Lubis

Situs ini menggunakan cookies.