Blangkejeren(alabaspos.com) Pelaksanaan Musda Golkar Gayo Lues Kamis 20/08/2020 untuk memperebutkan Kursi Ketua DPD II
semakin alot dan dibanjiri dengan dengan interupsi serta perdebatan di agenda penyampaian pertanggung jawaban pengurus DPD II yang lama
II yang lam dimana H.Ali Husin merupakan sosok komando di partai berlambang beringin Gayo Lues ini.
Beberapa kader Golkar setempat termasuk dari Pimpinan kecamatan, sempat interupsi dan mempertanyakan pertanggung jawaban
dari Ali Husin, seperti masalah keuangan partai yang selama ini terkesan kurang transparan, maupun maalah Ali Husin sebagai
ketua DPRK merangkap ketua Dewan Kesenian Aceh DKA, termasuk masalah anggaran DKA selain itu masalah adanya pemberhentian
Pimpinan kecamatan yang dianggap melanggar ketentuan partai juga muncul ditengah Musda.
Bahkan Said Muktar Kader dari unsur sayap partai beberapa kali melakukan interupsi,sampai pimpinan sidang Drs.Ali Basrah
yang juga sekretaris DPD I Golkar Aceh, mengingatkan Said Mukhtar.
"Selama ini masalah keuangan partai terkesan tidak transparan, begitu juga dengan pengelolaan partai terkesan terjadi
tindakan semena mena dari ketua DPD II" papar Said Muhktar.
menanggapi masalah yang dilontarkan oleh peserta Musda itu, Ali Husin menyampaikan di podium dengan membawa sebuah buku
dia menyampaikan bahwa seluruh keuangan DPD II Golkar Gayo Lues sudah di audit oleh BPK, masalah ketua DKA dirinya sudah
mundur sejak 2019 lalu.
Apa yang disampaikan oleh Ali Husin di interupsi lagi oleh Said Muhktar.
"Kami punya bukti adanya pengamprahan dana Dewan Kesenian Aceh 2019, yang ditanda tangani oleh Saudara Ali Husin,
dan ini kami serahkan kepada Pimpinan Sidang"ujar Said Muhktar lalu berjalan ke depan menyerahkan berkas tersebut
ke Pimpinan Sidang.
Interupsi yang terus terjadi dan perdebatan yang makin meninggi, membuat pimpinan Sidang Ali Basrah dengan tegas menyam
paikan bahwa semua agenda di Musda ini punya mekanisme dan aturan yang berlaku, kita harus berjalan di aturan itu, jika
memang ada indikasi kerugian negara silahkan bawa ke ranah hukum. kita jangan terus berdebat agar pelaksanaan Musda ini
bisa berjalan dengan tenang dan kondusif.
Pada sesi atau agenda pendaftaraan Bakal Calon ketua DPD II dibuka, Tiga orang kandidat mulai terlihat dengan membawa
berkas, dan menyerahkan berkas pencalonannya ke Pimpinan sidang, yang pertama menyerahkan adalah Said Sani yang juga
Wakil Bupati Gayo Lues, lalu disusul Yusuf HS yang juga sekretaris Golkar Gayo Lues, kemudian Ali Husin yang menyerahkan
langsung berkas pencalonan,Ali Husin sendiri merupakan ketua DPRK Gayo Lues.
Hingga Magrib menjelang suasana Musda semakin alot bahkan terlihat mulai adanya lobi lobi atau rapat rapat kecil dari
kepengurusan Partai Golkar Aceh dan Gayo Lues. alotnya Musda Golkar membuat Pimpinan sidang harus menskor sidang hingga
pukul 20 WIB selesai sholat Isya.