Sinabang(alabaspos.com), Kafilah Kabupaten Gayo Lues pada MTQ ke 36 tingkat provinsi Aceh,yang dilaksanakan di Kabupaten Simeulue tidak mampu berbuat banyak,pasalnya dari cabang dan golongan yang di ikuti oleh kafilah negeri bergelar seribu bukit dan seribu hafiz ini,di tingkat penyisihan sudah sudah mulai berguguran dan harus menjadi penonton.
" Hanya satu orang Qariah Gayo Lues yang masuk dalam babak final dari cabang Qiratal Murratal dewasa putra atas nama Ambiya, dan hasilnya wakil Gayo Lues di babak final itu,hanya mendapat juara III,sedangkan untuk juara harapan ada juga yang diperoleh Gayo Lues yakni Juara Harapan 1 atas nama Fadhila Bidang Hifzil 10 Juz,
Juara Harapan 2 atas nama . Fahrul Bidang Tafsir Bahasa Indonesia, seluruh Qari dan Qoriah Gayo Lues telah berjuang maksimal, namun persiapan dari Kabupaten dan Kota lainnya,ternyata lebih matang dan dan lebih maksimal,Kita tidak gagal, secara peringkat kita naik ke urutan 19 dari sebelumnya urutan ke 23 kedepan perlu menghidupkan LPTQ sebagai sarana untuk pembinaan qori dan qoriah secara rutin dan lebih maksimal." Ujar Muslim Kadis Syari'at Islam Kabupaten Gayo Lues.
Beberapa sumber dan pemerhati mempertanyakan kenapa Kabupaten Gayo Lues yang punya program seribu hafiz namun selalu gagal dalam ajang MTQ tingkat Kabupaten?, ini perlu dievaluasi apalagi untuk program Hafiz selama ini habiskan Milyaran Rupiah dari APBK Gayo Lues, dimana dan apa Maslahnya hingga tidak mampu beranjak dari posisi bawah se Aceh dalam MTQ bahkan dari daerah yang tidak memiliki program seribu hafiz,jauh lebih unggul dibanding Gayo Lues, tentunya hal ini harus menjadi perhatian pemerintah daerah dan masyarakat untuk mencari solusinya, salah satunya dengan menghidupkan
Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an(LPTQ) yang merupakan lembaga resmi yang secara khusus mengajarkan dan mengembangkan berbagai cabang ilmu tetang Al-ur'an, baik dalam seni menulis, memahami isi kandungan, serta seni membaca Al-Qur'an.dan Lembaga inilah yang belum ada terlihat selama ini di Gayo Lues