Headline

Ketua MPD Gayo Lues,Dua Tahun Lalu Kami Sudah Berteriak Soal Pendidikan Namun Tidak Direspon

Redaksi
Istimewa
Bangunan sekolah dasar negeri di kecamatan Dabun Gelang dibangun namun terbengkalai

Blangkejeren(alabaspos.com) Terkait adanya sekolah negeri nota Bene merupakan sekolah yang dibangun pemerintah yang ditutup dengan alasan siswanya tidak memadai alias sangat kurang, Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kabupaten Gayo Lues Djamaluddin Ilyas angkat bicara kepada alabaspos.com saat dikomfirmasi 1/5/2023 Dia mengatakan beberpa sekolah memang kekurangan siswa seperti SMPN 2 Trangon muridnya hanya ada cuma 8 orang kemudian SMPN 3 Kampung Padang jumlah murid 58 orang,SMPN 1 Trangon jumlah murid 61 orang sehingga SMPN 2 Trangon sebaiknya di tutup saja karena tidak punya murid.wali murid lebih memilih pasantren karena SMP negeri tidak memperlihatkan kelebihan yang signifikan sementara pesantren sudah pasti memberikan pendidikan moral yang memadai karena mereka boarding.penyelesaian masalah pendidikan ini tidak bisa dengan jalur biasa harus dengan langkah langkah extraordenery.langkah bersama yang diluar biasa.SMP negeri yang diharapkan mampu mewujudkan kwalitas pengetahuan umum yang memadai ternyata gagal,sementara pelajaran moral memang tidak di utamakan,

wali murid berharap anaknya mampu menghadapi masa depan dengan memiliki karakter moral agar tetap menjadi orang baik dan karakter kopetensi agar punya daya saing,sekolah umum diharapkan unggul dibidang karakter kopentensi ternyata tidak mampu unjuk kwalitas dari pada tidak menguasai keduanya, orang tua pilih karakter moral yang sudah pasti ada dipesantren, kemudian karena berasrama diyakini bebas pengaruh narkoba serta lebih murah.ini 3 alasan orang tua murid.ungkap Djamaluddin Ilyas.

Saat ditanyakan kenapa tidak dilakukan sekolah terpadu atau sekolah Boarding di beberapa SMP Negeri.

Djamaluddin Ilyas menjelaskan pihaknya dari MPD sudah pernah mengusulkan hal tersebut.

"itu usulan usulan sudah 2 tahun lalu kami sampaikan tapi kurang direspon.beberapa smp sudah memulai fullday namun keliatan belum maksimal,perlu tekanan dari atas kalau cuma kita berteriak,habis napas kita kurang mendapat perhatian" pungkas mantan pejabat eselon II Pemkab Gayo Lues ini sedikit keras.

Seperti yang diberitakan sebelumnya oleh media ini,penutupan juga terjadi di SMPN 3 Blangkejeren, bukan hanya ditingkat SMPN,juga di tingkat Sekolah dasar juga ada yang sudah ditutup,bukan itu saja,anehnya pemerintah Kabupaten Gayo Lues melalui Dinas terkait,melakukan upaya pembangunan sekolah dasar negeri,tetapi setelah di bangun belum difungsikan,seperti di Kampung Badak dan Kampung Ramung Musara di Kecamatan Putri Betung,

Penulis: Azhari Lubis

Situs ini menggunakan cookies.