Headline

Ketua Dekranas Aceh,Jangan Cuma Bangga Buktikan Beli dan Pakai Produk Lokal

Redaksi
Dok Azhari Lubis
Ketua Dekranasda Aceh Dr.Ir.Dyiah Erti Idawati



Blangkejeren(alabaspos.com) Istri Gubernur Aceh yang juga ketua Dekranasda Provinsi Aceh Dr.Ir.Dyah Erti Idawati menegaskan,jangan hanya bangga dengan produk lokal tetapi harus dibuktikan untuk dibeli dan digunakan,jika hanya bangga tetapi masih menggunakan produk luar itu sama saja dengan Bullshit(omong kosong), kalau memang bangga dengan produk lokal khususnya dikalangan pemerintahan harus menjadi contoh,dengan membeli dan menggunakan produk lokal.ujar Ketua Dekranasda Aceh ini dalam launching pojok kreatif IKM/UKM Selasa 6/4/2021 di Cafe Alur Batin Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues.


Istri Gubernur Aceh ini mengingatkan bahwa upaya Gubernur Aceh Nova Iriansyah sejak tahun 2018 lalu sudah sering menyampaikan agar pemerintah Aceh dan masyarakatnya harus bangga dan menggunakan produk lokal,bahkan Gubernur sangat perhatian dengan IKM/UKM sebagai ujung tombak peningkatan ekonomi masyarakat,dengan adanya pojok kreatif IKM di Cafe seluruh Aceh,yang diupayakan oleh Dinas Prindag Aceh ini,perlu diapresiasi dan selaku ketua Dekranasda Aceh saya sangat mendukung,apalagi di kondisi pandemi IKM/UKM di Aceh mampu bertahan hidup,disinilah peranan pemerintah dan masyarakat untuk tetap bangga dan menggunakan produk lokal,jika Presiden mengatakan kita harus bangga memakai produk nasional,kita diAceh harus bangga dengan produk Aceh,tapi jangan cuma sekedar bangga saja,beli dan pakai itu baru hebat,komitmen ini jangan hanya menjadi lips service,saya ingatkan ditataran bagian umum di Kabupaten dan Kota,apakah sudah menggunakan produk lokal? Tanya Istri Gubernur Aceh ini.


Disisi lain Ketua Dekranasda Aceh inj juga sempat menyindir.ada beberapa Dekranasda Kabupaten/Kota membuat baju seragam harus di Jakarta, ini raport merah bagi saya, harusnya tugas dan fungsi Dekranasda itu membuat dan mengayomi para pengrajin daerahnya, ini semua dapat dilakukan di daerah masing masing, tidak perlu harus ke Jakarta,selain itu Dekranasda harus mempertahankan budaya daerah dengan pakaian adatnya,soal budaya saya acungkan jempol bagi Gayo Lues hingga saat ini.masih kuat dalam mempertahankan dan melestarikan budayanya.


Secara terpisah kepada awak media ini Ketua Dekranasda Provinsi Aceh ini.mengatakan pihaknya selama ini terus melakukan pembinaan IKM dan UMKM di Aceh melalui Dinas terkait,dan selama masa pandemi Covid 19,sebanyak 50 persen UMKM di Aceh masih mampu survive.dan diberikan insentif insentif secara terstruktur dan terjadwal,di Dinas Dinas maupun yang bersifat inovasi,hingga saat ini pihaknya juga tetap melanjutkan dan menggandeng pihak BUMN untuk melanjutkan inovasi inovasi yang sudah di inisiasi.sama seperti pojok kreatif,ini merupakan upaya promosi dari usaha masyarakat.termasuk di Gayo Lues. Jelasnya.


Saat disinggung kehadiran supermarket yang menjamur di Aceh saat ini dengan keberadaan UMKM, Wanita bergelar Doktor ini mengatakan,saya tidak berkompeten untuk menjawab itu terkait aturan,namun kita tetap berusaha untuk mengedapankan usaha usaha lokal dengan adanya himbau himbauan,aturan aturan tertentu,tanpa mengurangi arus masuk barang barang,bahkan adanya permintaan UMKM untuk bisa masuk ke supermarket supermarket itu,oleh Gubernur sudah ada himbauan dan sekarang produk produk lokal sudah ada yang masuk supermarket itu.ujarnya.

Penulis: Azhari Lubis

Situs ini menggunakan cookies.