Headline

Keberadaan PLTMH Milik Pemkab Gayo Lues.Hidup Segan Mati Tak Mau

Redaksi
Istimewa
PLTMH Ngengar  Kecamatan Tripe Jaya salah satu PLTMH terbesar di Gayo Lues 

Blangkejeren(alabaspos.com) Pembangkit Listrik Tenaga Hidro Micro (PLTHM) milik pemerintah Kabupaten Gayo Lues saat ini berjumlah 16 unit jika ini benar benar dikelola dengan baik tentunya Gayo Lues tidak lagi membakar bahan bakar Solar dari mesin listrik milik PLN, artinya Gayo Lues benar benar mandiri dalam energi terbarukan,namun sangat disayangkan kondisi PLTHM tidak terawat dengan baik,sehingga tidak sedikit PLTHM itu harus terduduk tanpa aktifitas.Hal ini mendapat perhatian yang serius dari Wakil ketua DPRK Gayo Lues Ibnu Hasim.kepada media ini Rabu 31/5/2023 di Gedung DPRK Ibnu Hasim mengatakan, sejak dirinya menjadi Bupati dua Priode berbagai kawasan dibangun PLTMH sehingg Gayo Lues mendapat penghargaan Prabawa dari pemerintah Pusat karena sudah menciptakan energi terbarukan,namun beberapa tahun terakhir ini kondisi PLTHM semakin tidak jelas keberadaannya.apalagi saat ini masyarakat sering mengeluhkan pemadaman listrik, selain tersedianya energi listrik terbarukan,Energi yang dihasilkan PLTMH dapat dijual ke PLN dan menjadi PAD yang cukup potensi mengisi Kas Daerah, sudah saatnya pemerintah daerah melakukan peninjauan kembali dan mengevaluasi keberadaan PLTMH itu, sejauh mana selama ini keberadaannya,bagaimana pengelolaannya, bagaimana PAD nya, ini harus dituntaskan segera.jelas Ibnu Hasim.

Saat dikonfirmasi Kepala Dinas ESDM dan Prindustrian Riduansyah mengatakan PLTMH yang ada saat ini berjumlah 16 Unit namun hanya 7 unit yang masih beroperasi sedangkan 9 Unit lagi mengalami kerusakan,dan Dinas tidak punya anggaran untuk biaya perbaikan,sedangkan pengelolaannya selama ini dibawah kendali BUMD PT.Gayo Lues Mentalu dengan bekerja sama dengan pihak ke tiga,saat ditanyakan soal setoran PAD dari PLTMH, Riduansyah menyebutkan selama dua tahun belakangan ini,sama sekali tidak ada setoran PAD,masalahnya disebabkan belum adanya MoU pihak ketiga dengan PLN sebagai pembeli daya PLTMH.sebutnya.


Beberapa Narsum media ini menyampaikan Pemerintah Daerah melalui Pj Bupati saat ini, diminta untuk turun tangan menyelesaikan masalah PLTMH,mengapa kondisinya saat ini memprihatikan? Padahal untuk membangun PLTMH menyedot keuangan daerah yang jumlah puluhan milyar Rupiah, namun manfaatnya belum dirasakan oleh masyarakat, sebaiknya Pj Bupati Meminta dan menurunkan tim audit dari BPKP untuk menyelusuri kegiatan BUMD dan PLTMH selama ini.jangan biarkan PLMTMH hidup segan mati tak mau.

Penulis: Azhari Lubis

Situs ini menggunakan cookies.