Blangkejeren(alabaspos.com), Korban laka lantas terus berjatuhan di jalur jalan Multiyears yang menghubungkan antara Kabupaten Aceh Barat daya-Gayo Lues dan Aceh Timur.hari ini dijalur jalan tersebut kembali makan korban,informasi dari berbagai sumber yang diterima media ini Selasa 20/6/2023 di kawasan kampung Gajah kecamatan Pining Seorang warga Kabupaten Biruen Meninggal dunia akibat laka lantas tunggal.Informasi itu itu menyebutkan korban Hamdani Ambia Alamat Gampong Blang Kecamatan Pandrah Kabupaten Bireuen bersama istri berangkat dari Blangkejeren menuju Aceh Timur dengan sepeda motor jenis Vario BK 6934 RBC,sesampainya di penurunan yang cukup tajam dan panjang serta berkelok menuju Kampung Gajah Korban tidak mampu menguasai kenderaanya,diduga rem sepeda motor korban blong akibat panas,dan meluncur menghantam tembok, korban dilarikan ke Rumah Sakit Daerah Itu.Ali Kasim Kemala Derna,saat ini jenazah korban masih berada di RSUD Milik Pemkab Gayo Lues itu,sedangkan istri korban mengalami patah tangan.kasus laka lantas tunggal ini sudah ditangani pihak berwajib.
Banyaknya korban yang berjatuhan di jalur jalan Multiyears ini,membuat Sekretaris DPC Pemuda Pancasila Gayo Lues Faisal Sukri. turut prihatin
" Korban sudah banyak dijalur jalan Multiyears ini,terutama dijalur yang cukup ekstrim seperti di kecamatan Terangun arah Abdya,dikawasan Bur Nipis,begitu juga di kawasan menuju kampung Gajah dikawasan Kecamatan Pining,dan korbannya bukan warga Gayo Lues saja, warga luar yang melintas juga kerap jadi korban, kondisi ini harus menjadi perhatian Pj Bupati Gayo Lues AlHudri,walaupun itu jalan Provinsi sudah saatnya Pj Bupati menyampaikan kepada pihak terkait di Banda Aceh,untuk membuat pengaman bagi pelintas di jalur jalur ekstrim itu, korban sudah banyak berjatuhan,apakah korban belum cukup sehingga perhatian Pemerintah belum ada sama sekali untuk mengatasi itu ? Dinas Terkait di Banda Aceh apakah selama ini buta dan tuli sehingga tidak tahu kondisi jalur jalan Multiyears ini? Dan terkesan dibiarkan tanpa ada upaya memberikan rasa aman di jalur jalan yang menelan anggaran Lebih dari Rp 1 Trilyun itu?, Dalam setahun ini saja sudah belasan kasus laka lantas tunggal di kawasan ekstrim jalan ini.ujar Faisal Sukri .