Blangkejeren(alabaspos.com), Jumat Curhat yang merupakan kegiatan Kapolres Gayo Lues dan jajaran Forkopimda lainnya,dilaksanakan di salah satu Cafe di Blangkejeren Jumat 17/2/2023 yang dihadiri oleh jajaran Pemkab serta kepala SKPK. Pada pertemuan rutin ini sempat dibahas berbagai masalah yang timbul akhir akhir ini.termasuk diantaranya masalah inflasi daerah, hal ini disampaikan Kajari Ismail Fahmi menurutnya, kondisi Gayo Lues saat ini terbilang mengalami inflasi hal ini tegambar dari lemahnya daya beli masyarakat, dan ini tegambar ketika adanya pasar murah yang diprakarsai oleh salah satu Dinas dari Provinsi di daerah ini dimana masyarakat berbondong bondong dan antri untuk mendapatkan barang dipasar murah itu, kondisi ini haruslah kita pikirkan bersama bagaimana menekan laju inflasi di Gayo Lues,apakah Pemkab sudah seperti daerah lain yang mengalokasikan anggaran untuk menekan inflasi ini.ujar Kajari, selain itu Kajari juga mengajak semua jajaran Pemkab tetap satu kesatuan dengan Forkopimda dalam hal menanggulangi masalah Stunting agar kasus stunting semakin turun ,dan kerjasama yang selama ini terjalin kita terus tingkatkan,keberhasilan Gayo Lues selama ini sebagai daerah inovatif dan pelayanan publik terbaik,harus lebih ditingkatkan, dan kami sebagai Forkopimda hanya dapat memberi saran dan masukan keputusannya ada di Pemerintah Kabupaten, selain itu kejaksaan juga siap membantu dalam para kepala desa bahkan kami siap membuat MoU kerjasama dalam hal pendampingan di pemerintahan desa,sehingga permasalahan yang ada terkait dengan pemggunaan dana desa dapat maksimal benar benar digunakan untuk kepentingan masyarakat, ini untuk menghindari berbagai kasus yang terjadi dalam hal mengelola dana desa,papar Kajari Gayo Lues ini.
Dandim 0113 Letkol Inf Krismanto dalam acara Jumat Curhat yang dipimpin Kapolres AKBP Efrianza,menekankan dari pandangan Ekonomi sosial dan budaya terkait akan dibukanya jalur jalan antara Kecamatan Pining ke Pulau tiga Aceh Tamiang,menurut Dandim jalur ini akan membuka akses ekonomi lebih luas bagi Kabupaten Gayo Lues kedepan, jarak dan akses yang pendek,akan cepat mendistribusikan komoditi Gayo Lues ke kawasan pesisir Timur Aceh hingga Sumatra Utara, akses jalan ini dipastikan akan membawa dampak positif terutama dalam hal ekonomi sosial dan budaya.dekatnya akses ke berbagai kawasan secara otomatis akan meningkatkan ekonomi disetiap kawasan,
Dalam acara Jumat Curhat ini juga dibicarakan dan diskusikan tentang pendapat asli daerah, mulai dari pembuatan aturan hingga penggalian PAD serta realisasinya.sebab selama ini APBK Gayo Lues terus menurun,sedangkan PAD masih terlalu kecil bahkan stagnasi dalam hal perolehannya,sedangkan PAD merupakan salah satu pendapatan yang diharapkan mampu membangun daerah ini.hingga diperlukan bagaimana menggali PAD dari berbagai sektor.
Sedangkan Kapolres AKBP Efrianza mengutarakan dan mengajak semua ASN tetap netral dalam pemilu nanti.
"Kalaupun ada saudara yang ikut sebagai calon,kita doakan saja dia menang,bukan kita sebagai ASN maupun TNI/Polri malah ikut ikutan sebagai timses didalamnya, ini harus kita hindari kita harus independen,kita bekerja saja sesuai tupoksi kita, yang penting apa yang ada didalam Renstra Daerah itu saja kita kerjakan,dan jangan keluar dari jalur,seperti dikatakan Pak Kajari tadi,apa yang telah ada dalam Renstra tetap dijalurnya.hingga nantinya tidak menjadi masalah khususnya masalah hukum,karena keberadaan kita semua termasuk Forkopimda pasti sudah punya niat untuk membangun Gayo Lues ini sesuai dengan harapan masyarakat kita" kata Kapolres AKBP Efrianza.
Dari Jajaran Pemkab yang di pimpin Asisten I Sekdakab Muslim,menyambut baik apa yang disampaikan oleh Forkopimda dalam acara Jumat Curhat itu.
"Pertemuan seperti ini sangat bermanfaat bagi jajaran Pemerintah daerah,masukan serta saran yang sangat membangun dengan pemikiran yang cemerlang dari Forkopimda,tentunya sangat kami apresiasi dan merupakan masukan yang begitu berharga, hal hal ini seperti ini selain membuka wawasan bagi kami dijajaran Pemerintah daerah tentunya akan kami tindak lanjuti,walaupun saat ini kewenangan itu sangat terbatas ada pada kami,namun semua saran dan masukan tentunya akan kami bicarakan dan kami sampaikan pada pimpinan daerah,ujar Muslim.