Blangkejeren(alabaspos.com), Kegiatan Jumat Curhat (nentong sudere) yang dilaksanakan secara rutin oleh Pemkab dan Forkopimda Gayo Lues pada jumat 24/2/2023 dilaksanakan di pasar terpadu Blangkejeren. sebelum acara dimulai Forkopimda dan asisten II Irwanyansyah mewakili Pj Bupati, menyempatkan diri untuk sidak menemui pelaku pasar dan berbincang bincang soal kondisi pasar setempat.
Para pelaku pasar menyampaikan keluhan soal daya beli masyarakat.
"Kalau soal harga termasuk harga sembako saat ini stabil,tidak ada kenaikan barang,namun beberapa bulan ini pembeli sangat sepi, daya beli masyarakat sangat turun sekali, hingga kami sebagai pedagang di pasar ini, hanya menunggui dagangan sedangkan pembeli tidak jarang dagangan yang kami bawa harus dibawa pulang kembali.atau paling tidak dibarter dengan barang lain,misalnya sayur yang tidak laku,kami barter dengan pedagang lain,ini sering terjadi di pasar terpadu " ujar beberapa pedagang
Pada pertemuan dengan mayarakat disalah salah satu los pasar, Forkompimda yang dipimpin Kapolres Gayo Lues AKBP Efrianza beserta Kajari Ismail Fahmi,Kakanmenag,dan Kepala Mahkamah Syariah Swandi.Dandim 0113 Letkol inf Krismanto juga didamping assisten II Sekdakab, Irwansyah mendengar langsung apa saja yang menjadi keluhan masyarakat antara lain masalah lampu jalan yang sudah setahun padam dikawasan pasar terpadu,persoalan air yang tidak lancar di mck dan masjid pasar,ternak yang bebas masuk pasar hingga mengganggu pedagang dan pembeli,begitu juga seringnya lakalantas di kawasan Bur Nipis menuju Abdya.tidak berfungsinya Pustu di desa Tongra hingga warga yang mau berobat harus ke Terangun.penanganan di Puskesmas dan RSUD yang terkesan lambat dalam menangani kondisi darurat pasien yang datang.dan banyak lagi curhat curhat warga masyarakat.
Menggapai apa yang disampaikan dan dikeluhkan oleh warga,Forkopimda dan pemerintah Kabupaten Gayo Lues,berjanji menanggapi dengan cepat dan akan segera berkordinasi dengan instansi terkait.
"Semua curhat masyarakat tentunya akan segera kami sampaikan kepada instansi terkait,untuk segera di eksekusi sesegera mungkin,inilah gunanya kita kumpul di Jumat curhat ini,dimana ada Forkopimda dan jajaran Pemkab yang hadir, dan hal seperti merupakan bentuk pelayanan langsung ke masyarakat,apa yang menjadi keinginan atau masalah yang dihadapi masyarakat dapat di sampaikan dan disambungkan ke instansi terkait,persoalan ekonomi yang dihadapi masyarakat,harus ada upaya dari Pemkab dalam membenahinya tentunya hal ini tanahnya Pemkab Gayo Lues" Ujar AKBP Efrianza.