Blangkejeren(alabaspos.com), Kebakaran hebat terjadi di Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues Selasa malam sekitar pukul 20. WIB, lokasi kebakaran berada di pasar belakang tidak jauh dari Masjid Marhamah ,salah seorang saksi yang sempat melihat kejadian awal munculnya si jago merah menyebutkan,
Dirinya baru saja selesai melaksanakan sholat Isya di Masjid Marmah,dan ketika hendak kembali kerumah saat melintas kobaran api sudah membesar dibagian belakang disalah satu rumah.
"Aku sempat melihat kobaran api yang membesar dari bagian belakang rumah nomor dua dari ujung,jejeren rumah itu,sebagian warga sudah berusaha untuk mencoba memadamkan api,tidak lama Mobil Kebakaran tiba dilokasi" ujar wanita setengah baya itu yang masih mengenakan mukena ditubuhnya.
Besarnya kobaran Sijago merah apalagi cuaca agak panas terutama siang hari,membuat lidah api dengan mudah melalap satu persatu rumah yang terbuat dari bahan kayu Pinus itu,petugas kebakaran berusaha untuk menjinakkan si jago merah dengan menurunkan semua damkar,namun rapuhnya bangunan kayu dengan kobaran api yang cukup besar itu,merambat hingga ke rumah lainny yang berada di simpang Rikit,ramainya warga yang turun ke lokasi termasuk membawa kenderaan membuat petugas Damkar sulit untuk bergerak bebas,walau petugas aparat kepolisian turun untuk menseterilkan lokasi,yang namanya warga malah terus berduyun mendekat kelokasi.
Hingga pukul 22.WIB petugas Damkar mampu menjinakkan si jago merah dan hingga tengah malam terus melakukan pendinginan dilokasi,walaupun hujan sempat turun namun setelah petugas Damkar sudah mulai menguasai lokasi. Awak media ini yang berada dilokasi sempat menyaksikan sebagian besar barang barang warga korban kebakaran,yang masih dapat diselamatkan masih berserak memenuhi pinggar jalan, namun informasi lainnya ada juga sebagian warga sama sekali tidak sempat menyelamatkan harta bendanya,hanya tersisa baju yang ada di badan,
Selama kejadian kebakaran tersebut listrik di sebagian besar di kecamatan Blangkejeren mengalami pemadaman,namun beberapa petugas dari PLN masih melakukan perbaikan kabel yang terbakar, dan pemerintah daerah melalui Dinas terkait sudah mendirikan tenda dihalaman Masjid Marhamah yang selamat dari amukan Sijago merah,walau lokasi masjid sangat dekat dengan terjadinya kebakaran.
"Ini kita pasang secepatnya agar warga dapat ditampung sementara di tenda besar besar ini" ujar seorang petugas dari BPBD ini.
Disisi lain pihak pemerintah daerah melakukan pendataan jumlah korban,hingga berita ini dimuat data valid korban kebakaran belum dapat diperoleh,namun diperkirakan sekitar belasan unit rumah dan ruko ludes terbakar.sedangkan penyebab terjadinya kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib.sedangkan korban jiwa maupun luka luka dikabarkan tidak ada.