Blangkejeren(alabaspos.com), Dalam suasana yang masih berduka akibat kehilangan tempat tinggal bagi korban kebakaran pasar centong atas Blangkejeren,Pj Bupati Gayo Lues Drs.H.Alhudri MM, berada ditengah tengah para warga yang sementara ditampung di balai musara Blangkejeren,kehadiran Alhudri selain menyambangi dan memberikan semangat kepada korban kebakaran sekaligus memberikan bantuan masa panik pada Minggu sore 28/1/2024.
"Begitu mendapat informasi adanya musibah kebakaran di Blangkejeren saya langsung bergegas kembali ke Gayo Lues dari Banda Aceh,padahal saya masih ada urusan dinas di Banda Aceh,terpaksa saya tinggalkan karena warga saya ada yang mengalami musibah, disini saya sampaikan agar rasa duka yang dalam atas musibah ini,tidak ada diantara kita yang ingin menerima musibah ini,namun ini semua kehendak yang Maha Kuasa,kita harus ikhlas dan tabah,yang paling saya takutkan adanya korban jiwa,namun hal itu tidak terjadi,kalau harta hilang kita masih bisa mencarinya,namun jika ada korban jiwa ini tidak tergantikan,saya berharap warga yang menjadi korban kebakaran tetap semangat,masa panik ini harus kita perhatikan secara serius,sebab secara phisikologi,saudara saudara kita ini,butuh perhatian inilah yang memaksa saya kembali ke Blangkejeren,walaupun Dinas saya belum selesai di Banda Aceh " ujar Alhudri yang juga Kadis Pendidikan Aceh ini.di dampingi asisten I dr Nevi Rizal.
Bantuan masa panik berupa sandang pangan tersebut langsung diserahkan oleh Pj Bupati kepada seluruh korban kebakaran.
Disisi lain Pj Bupati mengatakan dan berharap kepada seluruh korban tertimpa musibah untuk tetap tabah dan sabar menghadapi cobaan yang saat ini di alami, sesungguhnya cobaan adalah cara Allah SWT meninggikan derajat hambanya.
Oleh karena itu ia berharap semoga bantuan sandang dan pangan yang diberikan ini paling tidak dapat meringankan beban korban untuk sementara ini.
Beberapa warga yang menjadi korban kebakaran mengatakan apa yang diberikan oleh Pj Bupati serta perhatiannya,warga menyampaikan terima kasih,dan berharap pemerintah dapat membantu dan memikirkan nasib mereka kedepannya,sebab kerugian yang dialami oleh warga yang sebagian besar adalah pedagang kecil.dalam.musibah kebakaran yang terjadi subuh dinihari Sabtu 27/1/2024 itu menghanguskan sekitar 17 rumah dan beberapa rumah lainnya mengalami kerusakan.