Blangkejeren(alabaspos.com),Petani bawang yang menerima bantuan bibit dan sarana lainnya dari Pj Bupati Gayo Lues Drs H.Alhudri MM,kini sudah bisa bernafas lega,pasalnya bantuan bibit bawang yang diserahkan oleh langsung oleh Alhudri beberapa waktu lalu di kantor camat Blangpegayon sebagian besar kini sudah memasuki masa panen,bahkan hasilnya cukup lumayan.
" Waktu itu kami menerima bantuan sebanyak 15 Kg bibit bawang serta plastik mulsa serta sarana pendukung lainnya, sekarang bibit bawang itu sudah kami panen hasilnya mencapai 400 kg, dan hasilnya ini benar benar dapat membantu perekonomian kami,dan modal untuk menanam kembali kami sudah punya,terima kasih pak Alhudri yang begitu memperhatikan kami petani yang kurang modal ini" ujar Hamdan petani warga ume Lah Kecamatan Blangpegayon.
Berhasilnya petani bawang yang dimodali dari dana Insentif Fiskal tahun 2023 menurut Kepala Dinas Pertanian Juanda Syahputra melalui petugas lapangannya Sukri menyebutkan, setiap petani yang mendapatkan bantuan selalu dalam pengawasan dan bimbingan PPL ,pemantauannya sangat mudah karena teraplikasi dengan by name by address,setiap ada keluhan petani terhadap tanaman bawangnya petugas langsung turun kelapangan,ujarnya.
Untuk setiap petani dibantu bibit sebanyak 16 kilogram dan hasilnya rata rata mencapai 400 kilogram,saat ini harga bawang dipasaran mencapai Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu perkilogram.dari hasil panen ini petani dapat mengantongi sekitar Rp 8 juta hingga Rp 10 juta dengan masa tunggu 75 hari,sedangkan bantuan bibit bawang totalnya sebanyak 2666 kilogram,jika seluruhnya nanti panennya berhasil produksi bawang dari dana insentif fiskal itu 1 kg bibit bawang menghasilkan 25 kilogram bawang,2666 kg x 25 kg totalnya 66.650 kilogram dikali dengan harga Rp 20 ribu maka total penjualan bawang mencapai Rp 13.330.000.000.inilah yang diterima petani dari bantuan insentif fiskal itu.
Pj Bupati Gayo Lues Alhudri menyikapi positif mulai panennya bawang dari bantuan insentif fiskal tahun 2023.
"Inilah tujuan kita untuk meningkatkan ekonomi masyarakat itu,tidak perlu menunggu waktu lama,mana komoditi yang cepat menghasilkan bagi masyarakat,itulah yang kita lakukan,jika harus menunggu lama kasihan masyarakat kita yang ekonominya masih sulit,cuma menunggu waktu 75 hari saja,petani kita sudah mampu meningkatkan ekonominya,daya beli masyarakat akan kembali naik,dan inflasi bisa kita tekan,termasuk Stunting karena masyarakat sudah mampu membeli makanan bergizi termasuk susu untuk anaknya, namun demikian perlu kita sampaikan kepada petugas PPL untuk terus membina petani kita,kalau dapat kita lakukan pembibitan bawang secara mandiri di Gayo Lues ini,kita tidak lagi harus membeli bibit bawang dari luar,kalau kita bibitkan secara mandiri harga bibit bawang dapat lebih murah jika kita beli dari luar,saya sangat mengapresiasi kinerja PPL kita" ujar Alhudri
Saat menyerahkan bantuan bibit bawang dan bantuan lainnya kepada petani beberapa bulan lalu.Alhudri benar benar memeriksa seluruh bantuan yang bersumber dari insentif fiskal itu termasuk kualitas bibit.seperti bibit jagung P32,bibit cabai,itik,kambing dan lainnya.