Gayo Lues

Sumatera Tiger Srinabila Bawa Penghargaan Kemenhut ke Gayo Lues

Redaksi
Istimewa
Sumatera Tiger Srinabila saat dilepas di hutan Gayo Lues



Blangkejeren(alabaspos.com) Pemerintah Kabupaten Gayo Lues baru saja menerima penghargaan dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup Republik Indonesia,penghargaaan itu terkait dengan kepedulian pemerintah Kabupaten yang bergelar negeri seribu bukit ini terhadap satwa liar khususnya Harimau Sumatera.


"iya benar bahwa kita menerima penghargaan dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup atas kepedulian kita di Kabupaten Gayo Lues terhadap satwa yang dilindungi khususnya Harimau Sumatera, dimana baru baru ini Kabupaten Gayo Lues menerima satu ekor Harimau Sumatera asal Kabupaten Tapanuli Selatan yang diberi nama Srinabila,dimana Srinabila dilepas atau direalis kembali kehutan Kabupaten Gayo Lues, kita menerima Srinabila untuk menempati kawasan Lingkungan barunya di Taman Nasional Gunung Louser yang berada dalam wilayah Kabupaten Gayo Lues.inilah yang menjadi perhatian Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup untuk memberikan reward ke pemerintah Kabupaten Gayo Lues" ujar Muhammad Amru Bupati Gayo Lues membenarkan penerimaan penghargaan itu Selasa 8/12/2020.


Muhammad Amru juga menjelaskan bahwa penghargaan yang diterimanya selain partisipasi Gayo Lues terhadap perlindungan satwa yang dilindungi,hal ini juga merupakan peranan masyarakat Gayo Lues yang tetap menjaga kelestarian Harimau Sumatera, hal ini dibuktikan bahwa masyarakat tidak pernah melakukan perburuan dan menangkap Harimau Sumatera walaupun keberadaan si Raja Hutan itu masih terbilang cukup banyak dan hidup dikawasan Hutan,baik dikawasan TNGL maupun dikawasan Konservasi lainnya,bahkan baru baru ini Harimau Sumatera jenis betina usia sekitar 3 tahun terjerat di kawasan hutan Desa Malelang Jaya, setelah direhabilitasi oleh Pihak BKSDA Aceh dan pihak TNGL oleh masyarakat setempat meminta agar Harimau yang diberi nama Ratu Malelang Jaya itu,dikembalikan kehutan kawasan desa mereka.jelasnya.


Bupati Gayo Lues ini berharap penghargaan yang diterimanya,dapat menjadi perhatian bagi pemerintah pusat khususnya Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup dapat memperhatikan dan membantu Gayo Lues dalam mengelola dan menjaga hutan yang masih asri di kawasan Kabupaten Gayo Lues.


Dari berbagai sumber yang diperoleh media ini,Kabupaten Gayo Lues sudah saatnya memiliki sebuah kawasan Rehabilitasi Satwa yang dilindungi, jika terjadi adanya konflik antara manusia dan Satwa liar yang dilindungi itu terjadi,pihak pengelola Rehabilitasi satwa liar dapat langsung ke lokasi dan melakukan evakuasi dini,selain dapat menyelamatkan satwa liar tersebut.kawasan Rehabilitasi dapat dijadikan sebagai kawasan wisata bagi masyarakat Gayo Lues.yang masih banyak belum mengenal secara dekat tentang satwa liar yang dilindungi itu,apalagi Hutan Gayo Lues masih banyak menyimpan satwa liar yang dilindungi seperti Gajah Mawas (orang hutan) Harimau Sumatera dan Badak,belum lagi satwa liar lainnya seperti rusa kijang.kambing hutan dan ratusan jenis burung,


Penulis: Azhari Lubis

Situs ini menggunakan cookies.