Gayo Lues

Kasus Covid 19 Meningkat di Gayo Lues,Belajar Tatap Muka diHentikam Sementara

Redaksi



Blangkejeren(alabaspos.com) Belajar tatap muka yang sudah berlangsung lebih dari 7 bulan sejak pandemi Covid 19 mulai menyerang Kabupaten Gayo Lues,akhirnya akan dihentikan dan kembali ke sistem belajar Daring.pasalnya kasus penebaran Covid 19 kembali meningkat drastis di Kabupaten yang bergelar negeri seribu bukit ini.


Kembalinya ke belajar daring bagi siswa se Gayo Lues diputuskan setelah dilakukan rapat oleh Dinas Pendidikan yang dipimpin oleh Wakil Bupati Gayo Lues Said Sani beserta Forkopimda, para Asisten Setdakab, Kepala Satgas Covid19 Gayo Lues, Pejabat RSUMAK dan Beberapa Kepala SKPK terkait serta seluruh Camat se-Gayo Lues pada tanggal 21 April 2021 bertempat di Oproom Setdakab.


Rapat tersebut membahas Instruksi Mendagri Nomor 9 Tahun 2021 tanggal 19 April 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro.


Terjadinya peningkatan jumlah pasien yang terpapar Covid19 yang sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Ali Kasim Daerah dalam dua hari terakhir.


Maka, sebelum keluar instruksi Bupati tentang PPKM di Gayo Lues terlebih dahulu menyampaikan instruksi kepada seluruh Kepala Sekolah TK, SD dan SMP untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring (online) mulai tanggal 22 April s.d 3 Mei 2021.


Kalau besok masih ada anak-anak kita hadir ke sekolah karena belum memperoleh informasi ini maka segera dipulangkan.


Hal-hal lain menyangkut masalah teknis selanjutnya akan kami sampaikan setelah instruksi Bupati dikeluarkan.

Demikian hasil rapat tersebut disampaikan Kadis Pendidikan Kasimuddin.


Data terakhir yang direalis dari halaman satgas Covid 19 Gayo Lues pada 20 April 2021 di Media Sosial, terlihat sudah 16 orang yang terpapar dan positif Covid 19.


Masyarakat diharapkan untuk tetap disiplin dalam melaksanakan Prokes dengan 3 M,yakni menjaga jarak,memakai masker dan mencuci tangan pakai sabun.


Penulis: Azhari Lubis

Situs ini menggunakan cookies.