Gayo Lues

Hari Ini Hari Tari Saman Dunia.Bupati Gayo Lues "Jaga dan Lestarikan"

Redaksi
Tari Saman massal di Gayo Lues 



Blangkejeren(alabaspos.com). Hari ini Selasa 24 Nopember 2011 lalu, Tari Saman yang merupakan budaya masyarakat Gayo Lues dijadikan sebagai Warisan Budaya Dunia tak Benda oleh Badan Dunia UNESCO di Nusa Dua Bali dalam sidang seluruh negara Anggota UNESCO itu.Indonesia mengusulkan 90 lebih budayanya untuk masuk dalam nominasi warisan dunia,namun dari sekian banyak usulan Indonesia saat itu,hanya tari Saman yang masuk nominasi dan disahkan sebagai Warisan Budaya Dunia tak Benda.dan dijadikan sebagai hari tari Saman dunia.


Hal ini tentunya merupakan kebanggan bagi rakyat Indonesia Umumnya dan Khususnya bagi masyarakat Gayo Lues yang berada di Provinsi Aceh, penilaian bagi UNESCO saat itu Tari Saman dijadikan warisan budaya dunia tak benda,Tari Saman merupakan budaya yang lahir dari masyarakat Gayo Lues ribuan tahun lalu,bukan budaya import apalagi tidak memiliki persamaan dengan budaya di dunia manapun.dan tadi Saman dianggap sebagai budaya perdamaian karena tata cara yang ada dalam tarian Saman mampu mengikat dan menjalin persaudaraan antara satu kawasan dengan masyarkat kawasan lainnya,bahkan persaudaraan melalui media tari Saman tidak jauh berbeda dengan saudara kandung. Sehingga UNESCO menilai bahwa tari Saman selain budaya juga merupakan media perdamaian dunia.


Bupati Gayo Lues H.Muhammad Amru dalam peringatan hari tari Saman dunia ini.menyampaikan selain mengucapkan selamat hari tari Saman dunia.juga mengajak seluruh komponen masyarakat Gayo Lues untuk tetap menjaga kelestarian tari Saman di bumi Gayo Lues sebagai pemilik asli tari Saman,serta turut mengembangkannya keberbagai daerah lain bahkan ke Mancanegara.sehingga tari Saman benar benar menjadi ikon perdamaian dan persaudaraan.sebagai pemilik asli tari Saman kata Muhammad Amru.generasi muda Gayo Lues jangan sampai lupa untuk merawat dan melestarikan tari Saman di manapun berada dan bertempat tinggal.budaya leluhur ini sudah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia tak benda.paparnya.


Tari Saman bagi masyarakat Gayo Lues selain sebagai bentuk seni tari yang khusus dilakukan oleh kaum pria,bukan kaum perempuan, biasanya tarian Saman dilaksanakan oleh dua kampung.dimana salah satu kampung mengundang kampung lainnya selama dua hari dua malam,seluruh logistik dan konsumsi dari tamu yang diundang akan ditanggung sepenuhnya oleh kampung yang mengundang.Tamu akan menginap dirumah masing masing warga yang mengundang.disinilah terjadi jalinan persaudaraan itu, begitu sebaliknya ketika dilain waktu tamu yang diundang akan mengundang kembali kekampung mereka.bukan itu saja tamu yang sudah dianggap saudara melalui tari Saman ini.ketika pulang usai acara tari Saman akan dititipkan Selpah.selpah biasanya terdiri dari bentuk barang bahkan untuk logistik selama dijalan dan untuk keluarga yang ada dirumah.tidak jarang terjadi di Gayo Lues saudara yang ikatkan oleh tari Saman ini.bahkan mendapat warisan dari orang tua saudara tari samannya.hebat bukan?

Penulis: Azhari Lubis

Situs ini menggunakan cookies.