Kuliner

Walau Kalah 0-1 Lawan Persikota, Polem FC di Puji Penonton

Redaksi
dok azhari lubis/alabaspos.com
pemain persikota (kostum putih) saat meneyarang didepan gawang Polem FC

Blangkejeren(alabaspos), Penampilan pemain Polem FC asal Kampung Leme, benar benar mendapat pujian dan acungan jempol dari penonton yang memenuhi teribun tertutup stadiun seribu bukit Blangkejeren selasa sore 22/8. perlawanan yang disuguhkan oleh anak anak Kampung Leme, benar benar membuat Persikota Blangkejeren terlihat panik, apalagi di babak pertama Persikota yang berintikan pemain Liga 3 Aceh dari Skuad PSGL Gayo Lues maupun mantan Pemain PSGL, terlihat begitu beringas mengancam pertahanan dari Polem FC, bahkan permainan sepenuhnya di kuasai oleh Persikota, namun selalu kandas dibawah garis pertahanan Polem FC, yang memiliki strategi bertahan secara berlapis, anak anak POlem Fc begitu militan menjaga satu persatu pemain Persikota, bahkan pemain depan Persikota selalu mendapat dua kawalan pemain Polem.


Usaha dari Persikota dibawah kendali Aad Subarja, Syaiful dan Teguh, selalu sia sia, selain ketatnya penjagaan oleh anak anak mengawal pemain Persikota, juga diimbangi dengan cantiknya permainan Kiper POlem FC M.Fadil yang selalu menggagalkan setiap bola yang mengancam gawangnya, ada belasan kali bola mengarah ke gawang Polem pada babak pertama, namun tidak satu gol pun diciptakan pemain Persikota, 


Pada babak kedua Polem FC sepertinya tidak mengubah sedikitpun gaya permainannya,mereka tetap bertahan bahkan tanpa seorang stiker, seluruh pemainnya turun kebawah, berbeda dengan pemain Persikota Aad Subarja Cs yang semakin meingkatkan daya serangan mereka dari setiap lini, bahkan pengusaan setengah lapangan dilakukan oleh Persikota, serangan yang begitu gencarnya seorang pemain Polem FC, melakukan pelanggaran di daerah terlarang menit ke 56, sehingga wasit menunjuk titik finalti, namun hadiah pinalti tersebut tidak dapat dimanfaatkan dengan baik pemain Persikota, bola membentur tiang atas gawang.


Upaya dari anak anak untuk Polem untuk melakukan serangan maupun maupun serangan balik, selalu saja gagal, selain kalah fostur juga kalah skill dalam mengolah sikulit bundar dari pemain pemain Persikota yang jauh berpengalaman dalam sepak bola, anak anak Polem sangat susah untuk mendekati garis finalti Persikota, sehingga tidak ada pemain Polem walaupun digaris tengah, seluruh bertahan secara berlapis, bahkan memasuki lima menit jelang akhir pertandingan babak kedua, Polem masih mampu menahan Persikota 0-0, sebuah perebutan bola disebelah kiri pertahanan Polem dan bola diumpan ketengah, disana ada wawan berdiri bebas sekitar 23 meter dari gawang Polem, tendangan keras tanpa pengawalan membuat bola bersarang di sudut kanan Polem, walaupun M.Fadil berusaha menepis namun bola sudah bersarang terlebih dahulu, Polem harus menyerah dimenit 90 dengan skore 0-1 atas Persikota.dengan menang 0-1 atas Polem maka Persikota akan bertemu Harimau Pining di Final Piala Bupati.


usai laga Persikota melawan Polem beberapa penonton menemui pemain Polem, mereka mengatakan permainan anak kampung Leme sudah hebat sebab lawannya bukanlah klub sembarangan yang berintikan pemain yang sudah berpengalaman, kalah 0-1 itu hebat banyak yang mengira sebelumnya Polem akan dihabisi dengan belasan gol, nyatanya cuma 0-1, itu hebat dan saya salut pada kalian, ujar beberapa penonton.(azl) 

Situs ini menggunakan cookies.