Blangkejeren(alabaspos.com), Akses jalan tercepat dan tercepat bagi Gayo Lues adalah dari Aceh Tenggara,memang puluhan titik badan jalan mengalami kerusakan hingga tidak dapat dilintasi kendaraan roda empat,namun jika di upayakan secara bersama sama membuka akses jalan baru di lokasi jalan yang amblas atau hancur dipastikan paling tidak sepeda motor atau mobil double gardan akan dapat melintas, seperti yang dilakukan oleh masyarakat Kecamatan Putri Betung,di hari pertama pasca bencana banjir bandang meluluhlantakkan kecamatan itu,PLT Camat Sofyan L Dan Kapolsek Ipda Novrizal melakukan koordinasi dengan semua kepada desa mengajak masyarakat nya untuk gotong royong membuka akses jalan agar sepeda motor dapat melintas,hasilnya Kecamatan Putri Betung dapat keluar ke Aceh Tenggara untuk mencari dan membeli kebutuhan pokok mereka.setiap harinya sejak hari pertama bencana alam terjadi Kamis 26/11/2025 seperti pantauan media ini, masyarakat dari kecamatan Putri Betung sudah ramai di kecamatan Ketambe Aceh Tenggara untuk membeli beras mereka menggunakan sepeda motor,bahkan mereka bisa langsung ke Kutacane untuk belanj.
"Memang jalan baru yang dibuat agak sedikit sulit namun masih bisa dilintasi sepeda motor,makanya kami bisa sampai di Kutacane ini,dan sebagian rekan rekan kami membawa cabai dan coklat dan hasil pertanian lainnya,di jual disini uangnya dibelanjakan membeli kebutuhan untuk dibawa ke Meloak." Ujar warga kampung Meloak kepada media ini 3/12/2025.
Jika kondisi badan jalan dari Blangkejeren menuju kecamatan Putri Betung banyak rusak seharusnya dapat melakukan apa yang di kerjakan oleh masyarakat Putri Betung dalam membuka akses keluar,sehingga Blangkejeren tidak lagi terisolasi yang penting aksesnya sampai Putri Betung,dari Putri Betung sudah dapat dilintasi sepeda motor.sehingga kebutuhan beras dapat di segera dilakukan walaupun dengan cara estafet (dilansir bertahap) ini bisa dilakukan jika Bupati Gayo Lues Suhaidi mau melakukannya sembari alat berat terus bekerja.