Blangkejeren(alabaspos.com), Sebanyak 53 relawan kesehatan Kemenkes beserta 7 Person In Charge (penanggung jawab tugas) tiba di Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues Senin 2/2/2026, Kehadiran para relawan dari Kemenkes Pasca Banjir Bandang dan Longsor dua bulan lalu ini,akan melakukan tugas tugas medis kepada masyarakat pasca bencana alam lalu.
dr Mutia Fitri selaku koordinator Relawan Kemenkes ini di Posko HEOC (Health Emergency Operational Centre) mengatakan kepada media ini,kehadiran para relawan kesehatan dari Kemenkes ini merupakan para medis dari berbagai latar belakang dengan kemampuan medis seperti dokter umum,dokter jiwa dan lainnya, mereka akan bertugas selama dua Minggu di Kabupaten Gayo Lues ini dengan penempatan di beberapa kecamatan yang berdampak bencana lalu. Para relawan akan memberikan pelayanan kesehatan, promosi kesehatan, intervensi terhadap kesehatan lingkungan,penyuluhan gizi,mencegah terjadinya wabah penyakit pasca bencana banjir dan longsor.kita disini juga mendapat bantuan berupa obat obatan dan obat obat tersebut kita alokasikan melalui para relawan ini.ujar dr Mutia Fitri di aminkan Kadis kesehatan Gayo Lues Bir Ali .
Saat ditanyakan terkait dengan penyakit yang terjadi selama pasca bencana lalu,Mutia Fitri mengatakan beberapa wabah memang sempat muncul seperti penyakit kulit berupa gatal gatal,Ispa dan asma inilah yang menjadi salah satu tugas relawan untuk mencegah agar tidak menjadi wabah,dan kami disini selaku POC tentunya selain mendata semua relawan juga menerima laporan apa yang telah dilakukan oleh relawan kesehatan di lapangan,jika ada warga yang sakit harus dilakukan rujukan harus segera kami lakukan seperti di kecamatan Pining kami harus menggunakan kendaraan double gardan untuk membawa pasien tersebut ke Blangkejeren.selain itu relawan Kemenkes ini juga akan melakukan trauma hilling untuk menghilangkan rasa trauma yang dihadapi masyarakat ketika bencana terjadi.ujar dr. Mutia Fitri