Putri Betung (alabaspos.com), Pasca Banjir Bandang dan longsor pada akhir November 2025 lalu, Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues merasakan dampak yang begitu hebat,beberapa desa bahkan sebagian pemukiman warga lenyap di dibawa derasnya arus banjir, setelah hampir 70 hari pasca bencana tersebut,kini Kecamatan yang berbatasan dengan Aceh Tenggara ini perlahan mulai bangkit,termasuk ekonomi masyarakatnya.
"Alhamdulillah kini kecamatan Putri Betung sudah mulai bangkit,ekonomi masyarakat juga sudah terlihat bergerak pembenahan dan restorasi daerah ini sudah mulai pulih tentunya hal merupakan kerjasama semua pihak baik dari pemerintah maupun masyarakat, listrik juga sudah pulih walaupun ada dua desa lagi yang masih proses perbaikan,hal ini sudah kami sampaikan kepada pihak PLN agar seluruh kecamatan Putri Betung listrik sudah menyala sebelum masuknya bulan Ramadhan" ujar Plt.Camat Putri Betung Sofyan L kepada media ini Rabu 4/2/2026 dikantornya.
Terkait dengan Huntara bagi korban banjir yang kehilangan rumahnya Sofya L menyebutkan proses pembanguannya sudah dimulai beberapa waktu lalu seperti di Desa Ramung Musara sudah mencapai 70%, begitu juga dengan desa Pungke Jaya dan Singah Mulo masalah lahannya sudah dapat diatasi, terkait dengan pembanhunan kembali beberapa jembatan gantung yang hancur akibat terjangan banjir,untuk sementara ini sudah dibangun sebanyak 4 unit, jembatan gantung ini merupakan nadi ekonomi masyarakat untuk membawa hasil perkebunannya,pembangunannya merupakan kerjasama antara masyarakat serta TNI/Polri (Brimob) empat desa yang sudah dibangun jembatan gantung itu masing masing di desa Pungke Jaya,jeret onom Singah Mulo dan Ramung toa, kami atas nama masyarakat kecamatan Putri Betung dan selaku Plt Camat menyampaikan rasa terima kasih dan mengapresiasi atas perhatian dari TNI/Polri membantu masyarakat kami dalam pembangunan jembatan gantung dan kegiatan lainnya,ujar Sofyan L,
Saat terjadinya bencana lalu Sofyan L di hari pertama langsung turun kelapangan bersama Kapolsek Putri Betung Ipda Novrizal dan membuat posko bencana,bukan itu saja Plt Camat ini melakukan koordinasi dengan seluruh kepala desa dan mengerahkan masyarakat untuk membuat jalur jalan agar dapat akses ke kecamatan Ketambe Aceh Tenggara karena sebagian badan jalan di kecamatan ini sudah hancur dan tidak dapat dilintasi,ini dilakukan agar masyarakat terhindar dari kelaparan saat masa panik bencana, bersama Kapolsek kedua juga sibuk untuk menyiapkan BBM bagi alat berat yang sedang bekerja bahkan harus mundur mandir ke Kutacane Aceh Tenggara untuk mencari BBM bagi alat berat yang sedang bekerja.bahkan beberapa tokoh masyarakat Putri Betung dan kepala desa kepada media ini mengatakan apa yang dilakukan oleh PLT Camat Putri Betung itu ketika bencana melanda daerahnya benar benar sangat membantu masyarakat.
"Kalau kinerja pak camat saat ini memang kami acungkan jempol, hari pertama saat terjadi bencana lalu beliau sudah ada di desa kami di Singahmulo ini, walaupun dengan berjalan kaki dan menggunakan sepeda motor,dengan cara estafet karena badan jalan sudah habis dibawa air,kini dimasa pemulihan pasca bencana beliau juga sebagai camat selalu hadir di kantor untuk melayani masyarakatnya,.ujar kepala desa singahmulo kepada media ini