Headline

7 Hari Pasca Banjir Beberapa Desa Di Kecamatan Ketambe Listrik Masih Padam

Redaksi
Azhari Lubis
Mancis Senter salah satu solusi penerang dalam kegelapan 
Kutacane(alabaspos.com), Hingga hari ke tujuh pasca terjadinya bencana alam di kawasan Kecamatan Ketambe hingga hari ini Rabu 3/12/2025 jaringan listrik ke beberapa desa yang terkena bencana maupun desa yang tidak berdampak,masih mengalami pemadaman listrik,jika malam tiba beberapa desa seperti Lak Lak,Meja dua,aunan.suka rimbun,bintang bener,Aunan Sepakat sampai ke Balai Lutu hingga desa yang ada di perbatasan antara kabupaten Gayo Lues dan Aceh Tenggara gelap gulita, walaupun sudah seminggu lebih pihak PLN Aceh Tenggara belum juga mengalirkan listriknya,di kabarkan alasan lambatnya listrik aktif kembali karena banyak tiang listrik mengalami kerusakan dikawasan terjadinya bencana alam seperti di desa Seldok dan Lak Lak, sehingga petugas PLN mengalami hambatan dalam pekerjaannya.seperti pergantian tiang tidak dapat dilakukan karena badan jalan ada amblas hingga tidak dapat dilalui,selain masih padamnya listrik,jaringan Telkomsel juga raib apalagi di duga pihak Telkomsel menggunakan listrik PLN sebagai daya baterai di towernya, akibatnya listrik padam jaringan Telkomsel juga ikut padam,hal ini sering terjadi jauh sebelum adanya musibah bencana alam di kawasan Kecamatan Ketambe.masih bekerjanya alat berat di desa Lak Lak juga menghambat belum normalnya hubungan transportasi terutama kendaraan roda empat hanya sampai sebatas di desa Lak Lak,untuk menuju desa lainnya warga dapat menggunakan roda dua termasuk untuk mengantarkan bantuan kepada korban bencana alam meluapnya sungai alas.padamnya listrik sejak Rabu lalu hingga Rabu ini membuat masyarakat menggunakan senter mancis sebagai penerang sebab untuk mengecas lampu tenaga Surya harus ke lokasi tertentu yang menggunakan genset dan setiap pengecasan dikenakan Rp 5000.
Penulis: Azhari Lubis

Situs ini menggunakan cookies.