Headline

5 Unit Alat Berat PT.Lembah Alas Bantu Percepat Akses Gayo Lues-Aceh Tenggara

Redaksi
Azhari Lubis
Alat berat PT Lembah Alas Group 

Putri Betung (alabaspos.com), Sejak terjadinya banjir ekstrim yang melanda Kabupaten Gayo Lues khususnya di kecamatan Putri Betung masyarakat setempat terus bergerak membuka isolasi akibat puluhan titik badan jalan Nasional penghubung Aceh Tenggara dan Gayo Lues lumat di telan terjangan sungai alas yang meluap bagaikan air bah.

Namun di sisi lain Alat berat PT.Lembah Alas yang sedang bekerja melakukan perawatan dan perbaikan badan jalan sebelum banjir melanda harus berhenti bekerja di kegiatan proyeknya.

" ini sebuah bencana yang begitu besar kerusakan badan jalan cukup parah, Kecamatan Putri Betung sudah terisolasi,untuk mempercepat akses keluar menuju perbatasan hingga Aceh Tenggara,kami hanya dapat membantu meminjamkan alat berat sebanyak 5 unit yang selama ini sudah berada di kecamatan Putri Betung,Kami menyediakan alat pihak Projabal(UPT Pemeliharaan Jalan Nasional)menyediakan bahan bakarnya,ini bentuk kepedulian kami sebagai Putra Gayo Lues " ujar Bos PT.Lembah Alas Group Rabudin kepada media ini Rabu 10/12/2025.

PLT Camat Putri Betung Sofyan L yang selalu standby sejak hari pertama kejadian banjir pada Kamis Pagi 26/11/2025 sampai hari ini 11/12/2025 saat bertemu awak media ini di Aceh Tenggara ketika mengurus dan membeli Bahan Bakar jenis solar untuk alat berat yang sedang bekerja mengatakan, upaya untuk mempercepat terbukanya akses jalan dari Kecamatan Putri Betung ke Aceh Tenggara terus dilakukan di daerahnya,masalahnya hanya di ketersediaan BBM untuk alat berat, walaupun dengan cara di lansir dengan beberapa unit sepeda motor,kami harus lakukan walaupun medan yang dilalui cukup berat dengan kondisi yang mendaki,menurun di celah celah perbukitan dan terkadang jalan yang dilalui cukup licin akibat hujan,hal yang sama juga dirasakan oleh masyarakat Kecamatan Putri Betung untuk membawa hasil buminya dan belanja kebutuhannya di Aceh Tenggara.memang ada beberapa titik yang agak sulit dikerjakan oleh alat berat seperti di kawasan Tangsaran dan Tetumpun, walaupun butuh waktu agak lama tapi jika dikerjakan oleh operator alat berat yang handal, insyaallah segera dapat dilintasi,sehingga hubungan Aceh Tenggara, Putri Betung, Blangkejeren dapat kembali pulih dan normal" jelas Sofyan L.

Pengerjaan badan jalan yang rusak akibat terjangan dari Aceh Tenggara arah Gayo Lues juga sedang dikebut,saat ini alat berat sedang bekerja membuka akses di brawang kemeja Kampung Simpur,dilokasi butuh waktu agak lama untuk perbaikan badan jalan karena air sungai sudah masuk terlalu jauh menghilangkan badan jalan.sejak terjadi bencana banjir lalu sampai hari ini hubungan Gayo Lues dan Aceh Tenggara sudah 17 hari terputus dan sangat berdampak pada penurunan tingkat ekonomi masyarakat, diharapkan pemerintah melalui Kementerian PUPR agar segera fokus membenahi jalan nasional ini kembali.

Penulis: Azhari Lubis

Situs ini menggunakan cookies.