Nanggroe Aceh Darussalam

Keberadaan LGBT Perlu Pembinaan

Redaksi
istimewa
Kadis Syariat Islam Gayo Lues Husin M. S,Ag

Blangkejeren,alabaspos. Kadis Syariat Islam Kabupaten Gayo Lues, Husin M. S,Ag menjelaskan bahwa keberadaan Waria (LGBT) dapat mengundang bencana yang dahsyat, dan bahkan perbuatan sodomi paling cepat mengundang bencana alam dibandingkan perbuatan maksiat lain.


“Umat nabi Luth ditimpakan bencana oleh Allah, karena perbuatannya itu (LGBT), kita harus belajar dari disini. Ini peringatan keras dari Allah bagi kita semua,” ujarnya diruangan kerjanya, Selasa (08/01/19).


Kadis syariat melanjutkan, masalah keberadaan waria yang ada di Gayo Lues perlu dilakukan pembinaan yang serius, ini merupakan tanggung jawab bersama dan terutama bagi orang tua yang bersangkutan.


“Perlu dibina dan dibimbing, sangat perlu. Misal para Waria dikumpulkan, lalu dilakukan penyadaran, pelatihan fiisik, mental dan agamanya agar mereka kembali kepada jati dirinya yang sebenarnya,” jelasnya.


Kadis menerangkan, selama ini masyarakat Gayo Lues hanya melemparkan kebencian, mengejek dan menyisihkan keberadaan waria. Namun tidak ada yang peduli bagaimana caranya agar mereka bisa berubah dan kembali kepada jati dirinya sebagai lelaki yang normal.


“Bisa saja kan, diantara kita lah penyebab sadarnya waria ini. Mereka juga butuh nasehat dan bimbingan dari kita agar berubah. Tunjukkan kepada mereka bahwa kita peduli, dan siap membantunya untuk keluar dari zona yang salah ini,” terangnya.


Kadis menegaskan, besar kemungkinan setiap maksiat yang terjadi di Gayo Lues karena masyarakat sudah tak peduli antar sesama, dan mulai terkikisnya budaya saling mengingatkan satu sama lain.


“Hilangnya budaya saling mengingatkan, dan lunturnya ketidak pedulian antar sesama merupakan salah satu penyebab maraknya kemaksiatan. Sekali lagi ini tugas dan tanggung jawab kita bersama, mari kedepan kita tumbuhkan kembali budaya saling mengingatkan,” tandasnya. (rel)

Situs ini menggunakan cookies.