Kesehatan

Sudah 46 Orang Warga Gayo Lues Terpapar Covid 19,14 Sembuh

Redaksi
Azhari Lubis
Kadis Kesehatan Gayo Lues Purnama Abadi



Blangkejeren(alabaspos). Warga Kabupaten Gayo Lues hingga saat ini sudah 46 orang terpapar virus Corona alias Covid 19. dan ini diperkirakan akan terus bertambah jika upaya pemutusan terhadap penyebaran virus itu diabaikan.


Demikian penjelasan Kadis Kesehatan Gayo Lues Purnama Abadi kepada alabaspos Senin 21/09/2020.

"Sejak bulan tiga lalu dibulan Maret disini awalnya warga Gayo Lues positif terpapar Covid 19.dari bulan kebulan hingga saat ini jumlahnya terus bertambah untuk data yang ada sudah 46 warga yang terpapar dan positif, dari jumlah itu 1 orang diantaranya meninggal dunia,namun yang meninggal ini juga memiliki rekaman penyakit lain.saat ini warga yang masih dalam perawatan ada 31 orang, mereka ada ditempatkan di RSUD maupun di BLK sebagai lokasi perawatan,sedangkan jumlah warga yang sembuh sebanyak 14 orang.


"Mudah mudahan semua yang saat ini dalam perawatan kita harapkan akan sembuh kembali" ujar Purnama Abadi.


Saat ditanyakan adanya penutupan Puskesmas Kota Blangkejeren ,Purnama Abadi membenarkan,pasalnya dari hasil SWAB yang dilaksanakan ada 4 orang tenaga medis yang positif Covid 19.penularannya belum diketahui apakah dari pasien atau keluarga mereka.tentunya akan dilakukan tracking terhadap orang orang yang pernah kontak dengan mereka.termasuk keluarganya.dengan demikian Puskesmas ditutup untuk sementara.dan masyarakat yang mau berobat dipersilahkan ke Puskesmas terdekat lainnya.jelas Purnama Abadi.


Kadis Kesehatan Gayo Lues ini menghimbau agar masyarakat tidak panik, tetapi patuhi protokol kesehatan.rutin cuci tangan,gunakan masker,jaga jarak dan tidak berkumpul ditempat yang ramai.inilah yang bisa memutuskan rantai penyebaran Covid 19 .ulang Kadis Kesehatan.


Disisi lain seperti terpantau media ini anggota satpol PP aktif melakukan razia penggunaan masker ke kantor kantor pemerintahan dan mengingatkan para ASN dan lainnya, untuk patuh pada pemakaian masker.


Penulis: Azhari Lubis

Situs ini menggunakan cookies.