Nassau, Al Abas Pos - Putri Indonesia 2008 Zivanna Letisha Siregar sedikit lega mengikuti kontes Miss Universe 2009 di Kepulauan Bahama. Tahap pertama dilewati perempuan kelahiran Jakarta, 16 Februari 1989, itu dengan lancar. Dia berharap tahap berikutnya juga berlangsung lancar.
Yang membikin Zizi -begitu sapaan akrabnya- lebih lega adalah keputusannya memakai swimsuit model two piece tidak terlalu dipersoalkan di tanah air. Hal ini tentu saja menambah kepercayaan diri alumnus Universitas Indonesia pada 2007 tersebut. Pemenang Elite Model Look 2006 itu menjadi lebih tenang mengikuti kontes ratu kecantikan sejagat.
Perasaan lega itu diungkapkan langsung oleh Zizi saat berbincang via internet dengan Mega Angkasa dari Yayasan Puteri Indonesia kemarin pagi (17/8). 'Dia bercerita bahwa temannya di Indonesia sempat menonton infotainment di Antv. Saat itu Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan (Meutia Hatta) diwawancarai dan dimintai tanggapan soal Zizi memakai (swimsuit) two piece. Terus dijawab bahwa swimsuit hanya bagian kecil dari ajang itu. Zizi senang (atas jawaban tersebut),' tutur Mega saat dihubungi Jawa Pos kemarin.
Sebelumnya, beberapa kontestan Miss Universe asal Indonesia memicu kontroversi dan menuai protes di tanah air ketika mengenakan baju renang model bikini.
Meskipun lega swimsuit model two piece yang dipakainya tidak terlalu dipersoalkan, Zizi berjanji tidak mengenakannya lagi pada malam grand final yang dijadwalkan pada 23 Agustus mendatang di Atlantis, Paradise Island, Bahama. 'Kita sudah positif memakai yang one piece,' tegas Mega.
Zizi bersama 83 kontestan lain dari seluruh dunia baru saja menyelesaikan sesi presentation show. Ini semacam fashion show dengan memakai tiga jenis kostum, yakni kostum nasional, swimsuit, dan gaun malam. 'Alhamdulillah, lancar. Besok (Selasa waktu Nassau) ada sesi interview,' kata Zizi sebagaimana ditirukan Mega.
Sejak kompetisi dimulai, rating Zizi tidak pernah terlempar dari posisi tiga besar. Hal itu tercantum di situs resmi Miss Universe. Kemarin Zizi berada di urutan ketiga dengan perolehan angka 2,71 poin. Dia berada bawah Larissa Costa dari Brazil (2,82 poin) dan Chutima Durongdej dari Thailand (2,75).
Menurut Mega, umumnya rating itu menentukan siapa peserta yang masuk nominasi 15 besar. 'Tapi, sulit ditebak juga. Terkadang semuanya bergantung pula pada juri di malam final,' ujarnya. (int)