✕
Headline

Bupati Agara Anggap Kehadiran Indomaret Matikan Pedagang Kecil

Redaksi
armen toni/alabaspos.com
Bupati Agara Hasanuddin B
KUTACANE ( ALABASPOS ), Bupati Aceh Tenggara ir.H.Hasanuddin.B MM menyesalkan terbitnya izin masuknya Indomart di Kutacane, pasalnya saat ini pemerintah kabupaten sedang gencarnya melakukan upaya untuk memajukan usaha kecil yang tengah digeluti masyarakat Aceh Tenggara.

Hal itu disampaikan bupati kepada sejumlah awak media, Rabu (13/1)di pendopo kabupaten. Dikatakan, saat ini Pemkab telah membangun dua ratusan lebih kios baru di kawasan Bacang Lade Kutacane, pembangunan tempat usaha itu diprioritaskan bagi kaum dhuafa dan pedagang bermodal kecil atau usaha ekonomi lemah ungkap Bupati.

Ditambahkan,pembangunan kios dan lapak di lokasi strategis itu, bertujuan untuk mendorong peningkatan ekonomi dan pendapatan masyarakat ekonomi lemah, ditambah membuka lapangan kerja baru bagi warga yang bergerak dan mengandalkan hidup dari sektor perdagangan jelas bupati lagi.

Dengan kehadiran Indomart di Kutacane dan terbitnya izin dari kantor P2TSP tersebut,merupakan tindakan gegabah dan membunuh ekonomi masyarakat terutama golongan ekonomi lemah, pasalnya Indomart dengan hanya memakai beberapa karyawan itu, sama sekali tidak bisa mendongkrak dan meningkatkan perekonomian masyarakat paparnya.

“jelas tidak ada dampak positifnya bagi masyarakat atau pedagang kecil, membuka dan menambah tenaga kerja juga tidak, menambah atau menguatkan peredaran uang di Kutacane juga tak bisa, jadi dari mana sisi positifnya bagi daerah,”ujar Bupati setengah bertanya.

Yang ada, hanya mengurangi pendapatan pedagang kecil dan masyarakat ekonomi lemah yang mencoba bangkit melalui kerjasama dengan agen berbagai kebutuhan untuk dipasarkan di pasar terpadu atau pasar lainnya, bahkan kerjasama pedagang kecil dan agen besar di Kutacane dalam memperjual belikan barang kelontong itu, sejatinya juga menambah lapangan kerja, mulai dari tukang bongkar muat sampai kasir dan pekerja lainnya sebut Bupati.

Diakuinya, terbitnya izin masuk dan beroperasinya Indomart di Kutacane,tanpa sepengetahuannya merupakan yang aneh dan terkesan sengaja dikeluarkan di saat Bupati sedang tidak berada di Aceh Tenggara.

Kepala P2TSP yang gegabag mengeluarkan izin masuk dan izin operasi Indomart di Aceh Tenggara,telah saya panggil dan telah saya peringatkan karena terlalu gegabah mengeleluarkan izin, kendati disebut-sebut ada desakan dari salah seorang anggota DPRK Aceh Tenggara, agar pihak P2TSP segera mengeluarkan izin Indomart di Kutacane.

Dampak negative masuknya Indomart di Kutacane Aceh Tenggara,bukan hanya menurunkan pendapatan masyarakat atau pedagang kecil dan menengah, baik di kutacane maupun di seputaran kota saja, bahkan akan mempengaruhi pendapatan pedagang kecil di Pasar Lawe Sigalagala, Lawe Desky, Simpang Semadam dan pasar kecamatan lainnya,”yang jelas saya tidak setuju dan meminta agar operasional Indomart di Kutacane ditutup,”pungkas Bupati  Ir.H.Hasanuddin B(Ar)

Situs ini menggunakan cookies.