Hukum

Muhammad Amru :Gentlemen Mengakui Ada Kesalahan Soal Tanda Tangani SK PPTK

Redaksi
dok azhari lubis/alabaspos
Bupati Gayo Lues Muhammad Amru saat meyampaikan sambutannya pada sidang LKPJ tahun 2017

Blangkejeren(alabaspos), Adanya pemberitaan yang menyangkut kesalahan, dalam SK bagi PPTK tenaga Guru yang harus ditarik kembali, menjadi perhatian Bupati Gayo Lues Muhammad Amru, dalam sambutannya pada LKPJ Bupati tahun 2017 Pada sidang yang digelar oleh DPRK setempat jumat 27/4, Muhammad Amru secara gentelment mengakui adanya kesalahan tersebut.


"ramainya pemberitaan termasuk di media sosial seakan akan saya terjebak, mengenai adanya kesalahan dalam SK Bupati yang telah ditarik tersebut, saya mengakui secara gentlement memang ada kesalahan dalam penulisan tanggal SK Bupati tersebut, dalam kesibukan dan padatnya kegiatan, membuat surat yang masuk dan saya hadapi menumpuk, dan saya tidak dapat memperhatikan saat menandatangani SK itu, tentunya sebuah kesalahan bukan untuk dibenarkan tetapi saya mengakui, dan meminta maaf atas kejadian itu, mudah mudahan permasalahan yang serupa tidak lagi terjadi kedepannya" ujar Muhammad Amru.dan mendapat aplus dari peserta sidang dan hadirin yang hadir.


Memang bebarapa waktu lalu, soal ditariknya kembali SK PPTK, bagi Guru sempat menjadi perhatian publik di Gayo Lues, termasuk di media sosial para netizen tidak sedikit mempertanyakan kenapa SK Bupati bisa salah, seharusnya pihak terkait dalam membuat SK itu, benar benar teliti dan membaca berulang ulang, apakah SK tersebut sudah sesuai tidak ada kejanggalan redaksi, penggunaan bahasa indonesianya, titik dan koma, serta tanggal yang diterakan didalam surat, apakah sudah sesuai seluruhnya, kemudian adanya pengecekan ditingkat pemaraf SK, sebelum ditanda tangani oleh Bupati, sebab pekerjaan tersebut bukanlah sepenuhnya dikerjakan Bupati, tetapi pihak atau SKPK terkait dan masuk ke tingkat pejabat selanjutnya. inilah fungsi surat berjenjang agar tidak terjadi kesalahan,.


Namun MUhammad Amru tidak menyalahkan siapapun dalam kesalahan membuat SK tersebut, namun dirinya merasa tidak terjebak, melainkan adanya kesalahan dan kekhilafan, dan SK tersebut sudah diperbaiki, sesuai dengan kesalahan redaksinya. (azl) 

Situs ini menggunakan cookies.