Hukum

Komjen Pol Budi Waseso: Awal Karier di Timur Jelang Pensiun di Barat Indonesia

Redaksi
dok azhari lubis/alabaspos
Budi Waseso bersama pejabat lainnya didampingi kadis Perindustrian Gayo Lues Rasyidin Porang melakukan Tos saat akan menikmati minuman kopi arabica Gayo Lues

Blangkejeren(alabaspos), Ini sebuah perjalan hidup, dalam meniti sebuah profesi yang telah diemban dipundak seseorang, seperti yang terjadi pada diri Komjen Pol Budi Waseso yang merupakan orang nomor satu di jajaran Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia, tanggung jawabnya sebagai seorang anggota polri dalam melindungi masyarakat dari gempuran gelap Narkoba, sudah menjadi rahasia umum, kinerjanya menjadi perbincangan di berbagai media dalam hal menangkap barang haram narkoba, menangkap para bandar dan toke toke narkoba sudah terbukti, walaupun peredaran narkoba masih terus marak menghantui generasi masa depan Indonesia, namun seperti dikatakan oleh Budi Waseso yang sering dipanggil pak Buwas ini, walaupun dirinya hanya tinggal tiga hari lagi berdinas di BNN maupun sebagai anggota Polri, namun persoalan Narkoba belum selasai dan dirinya akan terus  memberikan  dorongan dan masukan agar narkoba dapat enyah dari bumi Indonesia.


"Awal karier saya sebagai anggota Polri,pertama bertugas di kawasan Indonesia bagian timur, namun hari ini atau tiga hari kedepan sesuai dengan aturan dan undang undang yang berlaku,saya harus pensiun dari Dinas kepolisian maupun dari BNN,artinya saya memulai karier dari arah matahari terbit dan akan berakhir dari arah rembulan terbit dimalam hari, yakni dari bumi Aceh yang saat ini saya berada, namun demikian masalah narkoba belum selesai, kondisi indonesia saat ini adalah darurat narkoba, kita tidak dapat hanya melakukan penindakan, tetapi harus ada solusi seperti saat ini di Kabupaten Gayo Lues dimana Grand Design Alternatif Development (GDAD), akan menjadi sebuah solusi dimana nantinya GDAD dapat menjadi jalan keluar membebaskan Gayo Lues dari tanaman ganja, dan menggantinya dengan tanaman unggulan lainnya, hal ini bukan hanya terjadi di Gayo Lues atau di Provinsi Aceh saja, tetapi akan berlaku diseluruh indonesia,bukan hanya dari sektor pertanian dan perkebunan berbagai sektor lainnya juga akan dilaksanakan dalam DGAD termasuk sektor agro wisata" jelas Budi Waseso antara lain ketika membuka DGAD kemudian dilanjutkan di konpers di desa Agusen senin 26/2.


Saat ditanyakan apa jaminan DGAD akan terus berlanjut sedangkan Komjen Budi Waseso selaku pencetus program DGAD akan pensiun dari dinas kepolisian.


Budi Waseso menjelaskan dirinya hanya sebagai pencetus program dan didukung oleh beberapa kementerian dan Bappenas termasuk dari Bank BUMN, jika Inpesnya sudah ditandatangani oleh Presiden Jokowi tentunya hal ini akan menjadi program nasional yang akan terus berlanjut, siapapun nantinya yang akan menjadi kepala BNN, karena program DGAD ini salah satu solusi dari pembrantasan narkoba.jelas Budi Waseso (azl) 


Situs ini menggunakan cookies.