Hukum

247 Kenderaan terjaring Selama Operasi Zebra

Redaksi
istimewa
Kasata Lantas Polres Gayo Lues AKP Handoko Suseno

Blangkejeren(alabaspos) Pasca Operasi Zebra dilakukan oleh pihak Satlantas Polres Kabupaten Gayo Lues pada tanggal 30 Oktober sampai dengan 12 November 2018 kemaren, pihak Satlantas Polres Gayo Lues berhasil mengamankan dan menilang sebanyak 247 kenderaan yang melanggar peraturan lalu lintas.


Dari jumlah tersebut pihak Satlantas Polres Gayo Lues mendapatkan beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh para pengendara, diantaranya, tidak menggunakan helm, pengendara dibawah umur, berkendara dengan melawan arus, kendaraan yang tidak melengkapi surat, pengendara roda empat yang tidak menggunakan sabuk pengaman, dan truk angkutan yang melebihi beban maupun truk angkut barang yang membawa penumpang.


Hal tersebut di peroleh dari Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Shurahman S.IK melalui Kasat Lantas Polres Gayo Lues AKP Handoko Suseno, SH saat ditemui di ruang kerjanya, pada Selasa (13/11/2018).


“AKP Handoko juga menyebutkan untuk tahun 2018 pelanggaran lalu lintas yang ada di daerah kita ini meningkat dari tahun sebelumnya, sebab tahun ini kita menemukan 247 para pelanggar dan tahun 2017 kemaren hanya sekitar 225 pelanggaran” jelas AKP Handoko.


Saat ini sambungnya, seluruh kendaraan yang ditilang masih diamankan di Pos Satlantas Polres Gayo Lues, “jika si pemilik ingin mengambil kendaraannya harus dapat menunjukkan kelengkapan surat kendaraanya dan membayar uang tilang sesuai ketentuan dan undang-undang”.katanya


Apa bila pemilik kendaraan tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat kendaraanya, pihak lantas akan melimpahkan kendaraan tersebut ke Reskrim untuk ditindaklanjuti status kendaraan tersebut tegas AKP Handoko.seperti dilansir dari Radarnews


Kedepan Satlantas Polres Gayo Lues akan terus melakukan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas walau operasi zebra sudah berakhir, agar pengendara tetap mematuhi aturan dalam berkendara dan terhindar dari kecelakaan.


Kasat Lantas itu berharap agar masyarakat Gayo Lues sadar akan peraturan lalu lintas, jangan hanya saat ada petugas maka pengendara taat lalu lintas. “Petugas kami akan terus melaksanakan patroli rutin walaupun di luar operasi,demi keselamatan masyarakat dalam berkenderaan.” papar Kasat


Hondoko juga mengingatkan kepada para orang tua agar tidak memberikan izin kepada anak yang masih dibawah umur untuk mengendarai kendaraan roda dua, sebab anak dibawah umur sangat rentan mengalami kecelakaan lalu lintas.


“Kasat Lantas AKP Handoko juga berpesan, sebelum bepergian kepada pengendara agar tidak meninggalkan 3S, yang mana di maksud 3S ini yaitu, S pertama siapkan diri yang artinya berkendara dalam kondisi sehat tanpa sakit, S kedua siap kondisi fisik kendaraan yang artinya mesin kendaraan harus sehat dan tidak kekurangan bahan apapun, dan S terakhir siap mematuhi lalu lintas dan petugas di lapangan” tandasnya.(Rel)

Situs ini menggunakan cookies.