Headline

Pembakar Tower Telkomsel Mengaku Sakit Hati Karena Gajinya diturunkan

Redaksi
istimewa
Tersangkan A alias Dullah saat di Mapolres Gayo Lues 

Blangkejeren(alabaspos.com) Pelaku pembakar Tower milik PT.Telkomsel dikawasan Kecamatan Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues, Saat ini sudah diamankan oleh jajaran Polres Gayo Lues.

Dari Realis yang disampaikan oleh Kapolres Gayo Lues AKBP. Carlie Syahpura Bustamam SIK.MH kepada awak media senin 10/8-2020 mengatakan bahwa penangkapan tersangka

pembakar tower milik PT Telkomsel itu adalah A alias Dulah 40 tahun warga Kecamatan Rikit Gaib Desa Kota Rikit.


Saat ini tersangka beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolres Gayo Lues.

Kronologis kejadian seperti disampaikan oleh Kapolres, tersangka melaksanakan aksinya untuk membakar tower milik PT.Telkomsel pada jumat 24 Juli 2020 lalu,sekitar

pukul 04 WIB. didesa cane toa lokasi tower berada,semula tersangka membakar ban bekas selanjutnya tersangka membawa ban bekas yang sudah terbakar itu menuju lokasi

Tower kemudian tersangka meletakkan ban bekas yang sudah marak oleh api itu diperalatan tower 353 Rikit Gaib.akibatnya peralatan alat komunikasi milik PT.Telkomsel itu

dilalap sijago merah.


Adapun peralatan yang mengalami kerusakan yang ada dilokasi tower berupa,1 unit Recty Paper, 1 unit RBS 6330, 1 unit Mini Link TN-6P,1 unit Metro RTB Telkom,1 unit OFDM,12 unit batre sucred sun 100 AH,1 Base Baen.kerugian akibat kejadian itu ditaksir sekitar Rp 169.522.500.


Akibat dibakarnya tower milik PT.Telkomsel tersebut beberapa waktu lalu, pengguna android dan Ponsel di kecamatan Rikit Gaib mengalami gangguan dan berlangsung hingga

beberapa hari sebelum adanya perbaikan dari pemilik provider.


Tersangka mengaku apa yang dilakukannnya hingga membakar Tower dan peralatan yang ada dilokasi,hanya karena sakit hati, sebab tersangka A alias Dullah selama ini bekerja di lokasi sebagai penjaga tower dengan gaji sebesar Rp 900 ribu perbulannya, namun pihak perusahaan melakukan pengurangan gajinya malah memasukkan orang lain untuk bertugas menjaga tower menggantikan dirinya. Hal inilah membuat tersangka sakit hati dan nekad membakar peralatan tower.


Terbakarnya Tower milik PT.Telkomsel tersebut pada tanggal 24 Juli 2020 lalu dilaporkan oleh Zulkifli kepada pihak kepolisian, selanjutnya dari penyidikan yang dilakukan jajaran Polres setempat, menemukan bahwa tersangkanya ada A alias Dullah. kini tersangka dan barang buktinya sudah diamankan di Mapolres, tersangkan akan dikenakan pasal 408 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara.(rel)


Penulis: Redaksi

Situs ini menggunakan cookies.