Headline

Kejari Gayo Lues Ingatkan Kades,Jangan Ugal Ugalan Dalam Kelola Dana Desa

Redaksi
Azhari Lubis
Suasana kegiatan penerangan hukum pencegahan tindak pidana korupsi dana desa di aula kejaksaan negeri Gayo Lues 

Blangkejeren(alabaspos.com), Kejaksaan Negeri Gayo Lues Kamis 30/5/2024 melaksanakan kegiatan penerangan hukum pencegahan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dana desa,kegiatan ini berlangsung di aula kantor Kejari setempat dengan di ikuti oleh seluruh kepala desa (Pengulu) se kecamatan Terangun, adapun pemateri dalam penerangan hukum pencegahan tindak pidana korupsi terkait dengan dana desa ini,masing masing disampaikan oleh Handri SH Kasi Intel,Yusril Ardi S.Kom.SH Kasi Datun ditambah lagi dari unsur Jaksa lainnya.pada intinya pemateri dari pihak kejaksaan yang merupakan pelaksana kegiatan ini menyampaikan, terkait dengan undang undang Desa yang terbaru yakni Undang undang nomor 3 tahun 2024 dimana dalam undang undang tersebut ada perpanjangan masa jabatan bagi kepala desa dari 6 tahun menjadi 8 tahun dan hanya diperbolehkan dua priode masa jabatan,namun bagi Provinsi Aceh yang memiliki Undang Undang tersendiri tentunya hal ini harus disesuaikan kembali jika masa priodenya ingin disamakan. Begitu juga dengan pengelolaan dana desa seperti dikatakan Yusril Ardi,tahun 2024 ini pemerintah melalui APBN menyiapkan Rp 71 Trilyun untuk dana desa, dana ini cukup besar yang dialokasikan ke 75 ribu lebih Desa SE Indonesia,Khususnya kepada seluruh kepala Desa (Pengulu) di Kabupaten Gayo Lues,Yusril Ardi mengingatkan agar Kepala desa (Pengulu) benar benar mengelola dana desanya dengan baik sesuai aturan yang berlaku,jangan gegabah dalam mengelola dana desa,jika memang masih ragu sebaiknya di tanyakan dan sharing dengan Dinas atau lembaga terkait,sehingga nantinya tidak muncul menjadi kasus hukum, dan Kejari Gayo Lues siap sebagai pemdamping hukum bagi kepala desa melalui Organisasi APDESI. Jelasnya

Dalam kegiatan ini selain menyampaikan materi tentang upaya pencegahan tindak pidana korupsi dana desa,juga disediakan waktu untuk tanya jawab,terkait permasalahan yang dihadapi oleh kepala desa dalam melakukan pengelolaan dana desa.

Ketua APDESI Gayo Lues Suhardinsyah yang juga ikut dalam kegiatan ini mengatakan,apa yang dilakukan oleh kejaksaan sangat di apresiasi.

"Kami dari APDESI tentunya sangat mendukung dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran kejaksaan negeri Gayo Lues,dengan acara ini tentunya kepala desa akan memiliki wawasan dan pemahaman dalam mengelola dana desa yang ada di desanya masing masing,dengan pahamnya para kepala desa ini mengelola dana desanya,tentunya dapat dihindari dan dicegah terjadinya tindak pidana korupsi dana desa tersebut, dengan demikian kepala desa dapat bekerja dan menentukan program bersama masyarakatnya tanpa was was lagi,terkait dengan kerjasama dalam bentuk pendampingan hukum,tentunya hal itu sangat positif dan kami akan memusyawarahkannya dahulu dengan seluruh kepala desa di Gayo Lues ini." Ujar Kepala Desa Ulon Tanoh Kecamatan Kutapanjang ini.

Penulis: Azhari Lubis

Situs ini menggunakan cookies.