Headline

Kadistan Gayo Lues Tolak 10 Ton Bibit Jahe Saat Serah Terima Dari Rekanan

Redaksi
Istimewa
Bibit Jahe saat disortir petugas Distan 



Blangkejeren(alabaspos.com) Sebanyak 10 ton bibit jahe yang diserahkan pihak rekanan ke Dinas Pertanian ditolak oleh Kadis Pertanian Gayo Lues Jakaria S.Hut

Penolakan bibit jahe yang berasal dari dana SECO (Sela Covid) yang merupakan program pemerintah dalam pemberdayaan ekonomi masyarkat ditengah pandemi saat ini.disebabkan kualitas bibit jahe tersebut tidak sesuai dengan perjanjian dalam kontrak.


"Kami menolak dan meminta kepada pihak rekanan untuk segera mengganti bibit jahe sebanyak 10 Ton yang telah diantar ke gudang milik Distan,penolakan Distan selaku pelaksana dari program pemberdayaan Seco dikarenakan kondisi dan mutu dari bibit jahe yang diserahkan oleh pihak rekanan tidak sesuai dengan kontrak dan tidak layak untuk ditanam dan dibagikan kepada kelompok tani penerima, kami berharap pihak rekanan segera dan secepatnya untuk mengganti dan disesuaikan dengan isi dan perjanjian kontrak, yang jelas kita kembalikan dan pihak rekanan sudah berjanji akan segera mengganti bibit yang rusak itu" ujar Jakaria S Hut Jumat 25/12/2020.


Sebelumnya Wakil Bupati Gayo Lues Said Sani kepada media ini juga menyampaikan hal yang sama dan meminta kepada Dinas Pertanian untuk memeriksa bibit jahe tersebut jika memang tidak layak sebaiknya jangan diterima dan harus diganti segera.


Tidak diterimanya bibit jahe sebanyak 10 ton dari rekanan ke Distan mendapat apresiasi dari Ketua Komisi Fraksi Gabungan Gayo Peduli di DPRK Gayo Lues Abdul Karim Kemala Derna.


"Hal hal yang begitu tentunya kita apresiasi sebab bibit harus sesuai dengan mutu yang ada dalam kontrak,apalagi ini merupakan program pemerintah bagi masyarakat ditengah pandemi,tentunya kenapa kondisi bibit bisa rusak dan tidak layak apakah rekanan sengaja atau memang ada hal lain yang menyebabkan bibit jahe itu tidak layak,namun demikian kami selaku anggota DPRK memberi apresiasi dan seharusnya memang begitu,ketika pengadaan tidak sesuai harus ditolak sehingga Dimata masyarakat penerima bantuan itu betul betul bermutu" Jelasnya.

Penulis: Azhari Lubis

Situs ini menggunakan cookies.