Headline

Kadisdik Gayo Lues.683 Peserta Ikuti Test P3K Gelombang Kedua

Redaksi
Azhari Lubis
Kadisdik Gayo Lues Kasimuddin 




Blangkejeren(aoabaspos.com), Sebanyak 683 orang tenaga pendidik di Kabupaten Gayo Lues mengikuti test pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K),tenaga pendidik tersebut terdiri dari pengajar di tingkat PAUD,TK,SMP bahkan tingkat SMA.


"Untuk tenaga pendidik dari PAUD,TK,SD hingga SMP maupun SMA akan mengikuti ujian dari tanggal 7 hingga 10 Desember, dan lokasi ujian dilaksanakan di SMAN 1 Blangkejeren" Ujar Kadisdik Gayo Lues Kasimuddin kepada media ini 6/12/2021


Kasimuddin juga menjelaskan untuk test bagi peserta P3K gelombang kedua ini,istimewanya tenaga pengajar dari atau honorer di sekolah swasta dan PPG dapat ikut ujian atau test P3K,yang dari sekolah swasta jika nantinya lulus akan ditempatkan di sekolah negeri untuk mengisi tenaga pengajar yang dianggap sangat dibutuhkan,jadi tidak lagi mengajar disekolah swasta.ujarnya, sembari mengatakan agar seluruh peserta ujian P3K tetap semangat.dan selama ujian tetap dilakukan Prokes dengan memakai masker dan menjaga jarak sedangkan untuk Antigennya gratis dan dilakukan oleh Dinas Kesehatan di gedung BLK.


Pada gelombang pertama papar Kasimuddin kembali,dari Gayo Lues yang lulus P3K sebanyak 42 peserta dari Disdik Gayo Lues dan 21 dari SMA,jika dilihat dari hasil test P3K lalu kelemahan peserta dari Gayo Lues sebenarnya mampu mengikuti test tersebut bahkan passing gradenya cukup bagus,kendalanya hanya pada teknis penguasaan mengajar,hal ini harus dikembangkan oleh peserta, untuk wawancara dan sosial rata rata mampu mencapai nilai 90, lemahnya itu tadi masalah teknis mengajar saja.Kasimuddin menjelaskan.


Mudah mudahan kedepannya peserta test P3K dari Gayo Lues akan semakin banyak yang lulus, bagi belum lulus tetap bersabar dan tetap semangat dan kekurangan dan kelemahan yang ada harus ditingkatkan,tegas Kasimuddin lalu menyampaikan soal liburan sekolah pada Nataru masih menunggu keputusan pemerintah apakah usai ujian ini anak anak diliburkan atau liburnya usai tahun baru, jadi kita masih menunggu karena ini terkait dengan pandemi Covid 19.Papar Kasimuddin mengakhiri.



Penulis: Azhari Lubis

Situs ini menggunakan cookies.