Headline

DPC Partai Demokrat Gayo Lues Kecam Keras KLB Sibolangit

Redaksi
Istimewa
Rajudin Ketua DPC Partai Demokrat Gayo Lues



Blangkejeren(alabaspos.com) DPC Partai Demokrat Kabupaten Gayo Lues mengecam keras kegiatan KLB yang dilaksanakan di Sibolangit Deli Serdang Sumut pada Jumat 5/3/2021.dan tidak mengakui serta menganggap KLB tersebut KLB Abal Abal seperti yang disampaikan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.


Kami pengurus dan seluruh kader Partai Demokrat Kabupaten Gayo Lues,mengecam keras dan tidak mengakui adanya KLB yang mengatasnamakan Partai Demokrat di Sibolangit Sumatera Utara, seluruh pengurus dan kader Partai Demokrat DPC Kabupaten Gayo Lues Provinsi Aceh,masih setia dan loyal pada kepemimpinan AHY selaku ketua umum dan SBY sebagai ketua majelis tinggi Partai Demokrat, yang terpilih secara aklamasi dan sesuai aturan partai pada Maret 2020 lalu.ujar Ketua DPC Partai Demokrat Gayo Lues ini Sabtu 6/3/2021.


Hal senada juga disampaikan kader Partai Demokrat lainnya Ibnu Hasim, mantan Bupati Gayo Lues dua priode ini, yang saat sekarang menjadi salah satu pimpinan di DPRK Gayo Lues menilai KLB yang dilaksanakan oleh segelintir orang yang mengatasnamakan Partai Demokrat di Sibolangit,selain merusak sendi sendi dan sistem demokrasi yang beretika,munculnya Muldoko dalam KLB bahkan dinyatakan sebagai Ketum terpilih hasil KLB, juga merendahkan martabat serta Marwah pemerintahan Presiden Joko Widodo.


"Sayang Pak Jokowi atas ulah stafnya yang tidak terpuji dan ini menjadi catatan hitam demokrasi dalam sejarah bangsa Indonesia seperti kisah nabi Adam AS di usir dari surga.artinya kejadian ini akan menjadi catatan hitam sepanjang sejarah dan perjalanan bangsa Indonesia kedepan" ujar Ibnu Hasim


Beberapa pengamat sosial dan politik lainnya menilai apa yang dilakukan sebagian orang yang menyebut dirinya sebagai kader partai Demokrat pada KLB Sibolangit,dianggap sangat janggal apalagi yang didorong dorong pada KLB tersebut bukan dari kader Partai Demokrat tetapi orang dari eksternal Partai,jika sesama kader bersiteru mungkin dianggap hal yang biasa,namun sosok yang tampil adalah Muldoko sosok petinggi negara di istana bahkan KLB dianggap berjalan sangat singkat.


Penulis: Azhari Lubis

Situs ini menggunakan cookies.