Headline

Ditinjau Pj Bupati, Distan Gayo Lues Akan Bagikan 5000 Itik Petelur Kepada Warga Miskin

Redaksi
Azhari Lubis
Pj Bupati Gayo Lues Bersama anggota DPRK Kadis Pertanian melihat langsung kondisi itik petelur sebelum dibagikan kepada warga miskin untuk penopang ekonominya.

Blangkejeren(alabaspos.com),Saat ini Kabupaten Gayo Lues mulai bergerak menjadi kawasan sentra produksi bawang merah,cabai merah dan cabai rawit (jenis cabai Madun),kini produksi dari sektor holtikultura itu terus meningkat begitu juga di sektor perkebunan dimana biji kopi dan kemiri menjadi incaran para agen dan tauke, namun sektor peternakan masih stagnasi terutama ternak ayam dan itik, melihat ini semua Pj Bupati Drs.H.Alhudri MM punya insting yang kuat bahwa kedepan Gayo Lues akan menjadi sentra produksi berbagai komoditi pertanian dan peternakan.usai kegiatan sidang RAPBK tahun anggaran 2024 yang diskor Senin sore 27/11/2023.Pj Bupati didampingi Kadistan Juanda Syahputra SH MH.bersama wakil ketua DPRK Ibnu Hasim anggota DPRK lainnya seperti Muhamamd El Amin,Dedy.Yoviansyah,Riduansyah,Hj Salamah, Ibrahim S Hut.Kadis Kominfo Said Idris Wintareza,Kadis.Tamben& Perindustrian Riduansyah ST,melihat langsung itik yang akan dibagikan kepada masyarakat miskin,dikawasan Blangsere.

" Jumlah itik petelur ini jumlahnya 5000 Ekor dengan usia empat bulan diperkirakan sebulan dipelihara akan segera bertelur semua itik yang dalam masa karantina di sini,dalam kondisi sehat semua" ujar Kadis Pertanian kepada PJ Bupati dan rombongan.

Jadi inilah salah satu upaya kita untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,meningkatkan gizi masyarakat sekaligus menekan inflasi dari sektor pertanian, jika dilakukan.intensifikasi secara benar ternak itik petelur bisa jadi primadona Gayo Lues kedepannya.saya minta kepada Kadis Pertanian terus bekerja maksimal demi kemajuan sektor pertanian,perkebunan dan peternakan di daerah ini.Pinta Alhudri kepada Juanda Syahputra.sedangkan.anggota DPRK yang hadir merespon.positif apa yang dilakukan oleh Pj Bupati melalui Dinas Pertanian.

Juanda Syahputra mengutarakan kepada media ini, Dinasnya bukan hanya memberikan bantuan itik petelur kepada 100 Calon Penerima Bantuan yang merupakan kategori warga miskin ekstrim sebanyak 50 ekor per KK, tapi juga memberikan bantuan berupa sarana dan prasarana bagi ternak itik.bukan itu saja Dinasnya juga menyalurkan bantuan bibit jagung pioner 32.bibit bawang merah.bibit cabai,kambing jenis kambing kacang,beserta pendukung lainnya seperti pupuk dan obat obatan, semua.penerima bantuan terdata dengan baik by name by adress,serta masuk dalam aplikasi Kementerian Pertanian,dengan aplikasi itu penerima akan diketahui alamatnya,luas lahannya hingga Dinas Pertanian akan mudah melakukan pengawasan.bimbingan hingga bantuan berdaya dan berhasil guna,baik sebelum dan pasca panen.Sedangkan anggaran untuk itu semua merupakan anggaran dari dana insentif fiskal yang diterima Gayo Lues dari Pemerintah Pusat. Tutup Juanda Syahputra.

Penulis: Azhari Lubis

Situs ini menggunakan cookies.