Headline

Anggota DPRK Soroti Pembangunan Jembatan Tingkem Yang Dianggap Asal Jadi

Redaksi
istimewa
foto tembok yang diduga di jembatan desa Tingkem yang beredar dikalangan wartawan saat meliput di DPRK Gayo Lues 

Blangkejeren(alabaspos.com), Anggota DPRK Gayo Lues pada lanjutan sidang LKPJ Bupati Tahun 2019 senin 24/06/2020, pada pandangan umum anggota dewan, menyoroti Pembangunan Jembatan di Desa Tingkem Kecamatan Blang Jerango, Anggota Dewan yang pertama tampil pada sesi pandangan umumnya adalah Abdul Karim Kemala Derna, ketua fraksi Gayo Peduli ini menyampaikan pada saat lintas komisi turun kelapangan pada pembangunan jembatan Desa Tingkem, mereka melihat secara langsung bahwa pembangunan jembatan tersebut dinilai asal jadi tanpa ada pengawasan.


"Proyek bernilai Rp 3 Milyar itu terkesan dibangun asal jadi, bayangkan saja pada beberapa bangunan jembatan volumenya dipastikan tidak sesuai dengan apa yang ada dalam perencanaan,kami melihat sendiri pemasangan batu pada tembok lebih banyak pasir bahkan tanah dibandingkan semennya, cukup dengan satu tangan saja batu yang dipasang sangat mudah tercabut. hal ini tentunya sangat disesalkan sekali, proyek yang bernilai dikerjakan asal jadi, tentunya ini sangat merugikan kepada masyarakat, kalau mau bukti kami punya videonya, kami minta pihak Dinas PUPR dapat memberikan jawaban jangan di diwakilkan kepada Bupati, pada sesi jawaban kepala daerah nantinya"ujar Abdul Karim Kemala Derna.


Hal senada juga disampaikan oleh anggota dewan lainnya El amin masalah pembangunan jembatan desa Tingkem menjadi masalah yang utama pada pandangan umum. bahkan anggota dewan dari Nasdem ini mengancam bahwa LKPJ Bupati bisa saja tidak dapat diterima karena belum singkronnya antara laporan yang diterima dewan dengan fakta yang terjadi dilapangan.


Menanggapi masalah pembangunan jembatan desa Tingkem itu Kadis PUPR Gayo Lues melalui Kabid Bina Marganya Amin Tujung, mengatakan pihaknya akan menjawab apa yang disampaikan oleh anggota dewan itu.


Kami akan menjawab apa yang disampaikan oleh anggota dewan masalah pembangunan jembatan itu, lalu Amin menerima apa yang disampaikan oleh anggota dewan.


"secara umum kami dapat menerima apa yang disampaikan oleh anggota terhadap pembangunan jembatan Desa Tingkem. lalu Amin mengatakan bahwa Pembangunan Jembatan Tingkem-Akul direncanakan pada tahun 2017 oleh CV.Dimensi Utama,pekerjaan tersebut pertama bersumber dari dana DOKA PUPR Provinsi Aceh tahun 2018,dan Kabupaten Gayo Lues hanya sebagai penerima manfaat,namun pekerjaan tersebut belum fungsional.

Dinas PUPR Kabupaten Gayo Lues melanjutkan pekerjaan tersebut ditahun anggaran 2020 dengan Pagu Anggaran Rp 3.047.500.000

Pelaksananya PT.Tuah Kakuci Bha dan Konsultan pengawas PT.Abdi Mitra Consultan semua gambar dan kontraknya ada sebut Amin.


Amin meneruskan jika terdapat item pekerjaan yang tidak sesuai dengan spefisikasi kontrak maka akan segera dilakukan perbaikan sebagai mana mestinya'.


Terhadap hasil kunjungan kerja anggota DPRK Kabupaten Gayo Lues,Dinas PUPR telah menanggapi melalui surat dengan nomor :600/580/2020 tanggal 19 Agustus 2020 perihal tindak lanjut temuan DPRK Kabupaten Gayo Lues.papar Amin.



Penulis: Azhari Lubis

Situs ini menggunakan cookies.