Gayo Lues

Gara Gara RAPBK Belum Selesai Sidang DPRK di Tunda

Redaksi
Azhari Lubis
Sebagian Anggota DPRK Usai sidang di Tunda 



Blangkejeren(alabaspos.com) Sidang RAPBK Gayo Lues saat ini sedang berjalan dan dalam persidangan di Gedung DPRK setempat 27/11/2020,sidang yang dibuka ketua DPRK Ali Husin dan dihadiri Bupati dan Wakil Bupati serta unsur Forkopimda dan anggota DPRK maupun jajaran Kepala Dinas Badan dan Kantor.


Sidang hanya untuk membuka acara dan selanjutnya diskore setelah sambutan Bupati Gayo Lues Muhammad Amru,karena masuknya waktu sholat Jumat, pukul 15 WIB,acara sidang kembali dibuka untuk membahas dan pengesahan tata tertib,namun ada kendala dimana dokumen RAPBK belum diterima oleh Pimpinan dan anggota,sehingga menjadi ajang interupsi dari beberapa anggota dewan.seperti disampaikan beberarapa anggota dewan,kalau mau dibahas dan dilanjutkan harus ada dokumen RAPBK ditangan di DPRK.jika belum ada dokumen RAPBK belum dapat dilanjutkan sidang.sedangkan dari pihak Eksekutif mengatakan bahwa dokumen RAPBK dapat diserahkan pada hari Sabtu pagi 28/11/2020.Ibnu Hasim mengusulkan agar Tatib diselesaikan pengesahannya terlebih dahulu,sebelum rancangan qanun RAPBK diterima Dewan.pendapat lainnya Tatib disahkan dahulu dan penutupan dilakukan setelah APBK dievaluasi oleh Gubernur Aceh.akhirnya rapat diskore hingga Sabtu pagi 27/11/2020.


Terkait ditundanya sidang RAPBK disebabkan belum diserahkannya Dokumen RAPBK kepada DPRK Sekda Gayo Lues Ir.Rasyidin Porang saat dikonfirmasi mengatakan, Bahwa masalahnya disebabkan sistem terbaru yakni Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SPID) secara online, artinya semua SKPK yang telah disetujui Alokasi Anggarannya,harus menyesuaikan dengan seluruh kegiatannya dalam RKA masing masing,memang diakui ada beberapa SKPK yang belum menyampaikan RKA nya ke SPID secara sempurna. Inilah masalahnya kita akui ini sistem terbaru tentunya butuh kemampuan dalam bidang teknologi digital,belum semua SKPK mampu untuk menyelesaikan seluruh RKA nya untuk dihimpun ke sistem, sistem ini cukup baik dan transparan semua anggaran naik dari tahap awal,tidak ada naik dijalan.semua akan ketahuan jika tidak sesuai dengan anggaran awalnya.jelasnya.


Rasyidin menyambung untuk menyampaikan RAPBK harus seluruh SKPK tidak satupun boleh tertinggal kita akan usahakan seluruh SKPK harus selesai malam ini dan besok pagi diserahkan ke DPRK paparnya.


Ditundanya sidang RAPBK TA 2021 tentunya mendapat tanggapan dari berbagai kalangan.seperti disampaikan ketua Ormas LAKI Laskar Anti Korupsi Indonesia Hendra, menyampaikan harusnya kejadian yang ada di DPRK tidak perlu terjadi kalau Legeslatif dan Eksekutif berkordinasi jauh sebelum dilaksanakannya sidang.bahkan bahkan informasi yang diterima eksekutif dan legislatif melakukan pertemuan beberapa kali diluar daerah untuk membahas RAPBK,ini kelemahan koordinasi sehingga kejadian ditundanya sidang terjadi.Hendra juga menyinggung keberadaan Banggar DPRK,yang harusnya juga bekerja namun dalam hal ini tidak terlihat perannya.






Penulis: Azhari Lubis

Situs ini menggunakan cookies.