Gayo Lues

Ahli Waris Menunggu Santunan Kematian Belum Juga di Cairkan

Redaksi
Istimewa
Ilustrasi



Blangkejeren(alabaspos.com) Santunan kematian yang merupakan program Bupati Gayo Lues Muhammad Amru sampai saat ini masih banyak yang belum terbayarkan kepada pihak ahli waris,bahkan berkas pengajuan atas santunan itu,kini menumpuk di bagian Kesra Sekdakab Gayo Lues,pihak Bagian Kesra sendiri saat ditemui media ini 9/3/2021 mengatakan bahwa semua berkas yang diajukan oleh ahli waris,sudah diserahkan ke BPKK setempat.Beberapa ahli waris dari warga yang keluarganya sudah meninggal dunia,mengatakan mereka sudah menyampaikan berkas pernyataan meninggal dunia dari kepala desa, bahkan ada yang sudah beberapa minggu menyampaikan berkasnya ke instansi terkait, namun belum jelas kapan realisasinya,seharusnya kata seorang ahli waris jika dana atau santunan kematian itu secepatnya diberikan tentunya akan dapat digunakan, termasuk untuk kenduri dan hal lainnya,tapi pencairan santunan itu hingga saat ini belum ada juga.


Al Muzani Sekretaris BPKK selaku Nota Dinas Kepala BPKK Gayo Lues kepada media ini beberapa hari lalu menyebutkan,pencairan santunan kematian/meninggal memang sudah cukup banyak diterima instansinya,namun kendala pembayarannya sebut Al Muzani menunggu keluarnya peraturan Bupati atas tata cara pencairan,sebab akan ada regulasi soal pembayarannya,apakah langsung dengan uang tunai,atau ada regulasinya dengan memberikan dalam bentuk barang bagi keperluan ahli waris,seperti sembako dan lainnya senilai dari uang yang telah ditetapkan yang selama ini nilainya Rp 3 juta,


"Kami masih menunggu perintah Bupati bagaimana mekanismenya, kami harap ahli waris dapat bersabar" jelasnya.


Bupati Gayo Lues Muhammad Amru saat dikonfirmasi soal santunan kematian yang belum dibayarkan kepada ahli waris menyebutkan bahwa saat ini ada perubahan sistem dari Sunda ke aplikasi SIPD sehingga hampir semua pos bantuan macet karena penyesuaian.jelas Muhammad Amru.

Penulis: Azhari Lubis

Situs ini menggunakan cookies.